Cari jodoh Online, Bagai Mana ?

Cari jodoh online, wowww menarik kayaknya neh. Ada salah penomena yang menarik saat kita melakukan browsing menjelejah internet, awalnya saya kurang memperhatikan sejumlah banner website yang bertuliskan temukan jodoh mu di sini " seraya menampilkan sejumlah poto gadis idaman ", sebgitu komlitnya kah dunia internet di saat sekarang ini. Sebelumnya saya menemukan tulisan anima dari seseorang yang membagikan seolah pernyata'an bahwa isinya mengatakan Google pun tidak bisa menunjukkan siapa jodoh saya, nah kebetulan barusan saya menemukan ada website yang demekian saya langsung terbayang bahwa internet ternyata sangat komplit, bahkan urusan biro jodoh pun ada !!!.

Tips Mencari Jodoh Secara Online


Saya menganggap apa yang saya maksud jodoh di sini adalah pasangan buat anda, bukan jodoh dengan makna yang secara haqiqi karena jodoh itu urusan tuhan sementara manusia hanya berusaha, namun sebaiknya anda perhatikan juga tips mencari jodoh di internet yang pasti jangan beli di toko online setempat karena mustahil ada yang jual haha.

Terhempas Di Negeri Sendiri Di Pinang Di Negeri Orang

Ada yang tau dengan Nama Ricky Elson ? kalau belum maka saya mau kasih tau, dia adalah seorang ahli mobile listrik dalam negri, ya begitulah ... saya tidak tahu pastinya namun yang saya tau, Ricky Elson, pembuat mobil listrik 'Selo' dan 'Gendis' yang diprakarsai mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, beberapa waktu saya menemukan berita yang mengatakan sang pengembang mobile listrik ini di minati oleh negara lain untuk mengembangkan mobile listrik nya, saya pun penasaran untuk mencari informasi tentang anak bangsa yang satu ini, dan akhirnya akun facebook beliau pun saya temukan.

Baru sedikit membaca tentang status anak bangsa yang satu ini entah mengapa rasa kagum saya tumbuh begitu saja, bukan karena karya nya yang sebenarnya cukup mempesona namun ketabahan nya sebagai anak bangsa yang karyanya terabaikan, saya mulai tahu ternyata mas Ricky elson bukan cuman mampu membuat mobile karena belakangan saya juga tahu mas ricky juga mampu membuat kincir angin untuk listrik, walau karyanya tidak di hargai di negri ini justru mas yang satu ini masih sempat berguyun ria sambil ketawa, walau pun menurut kaca mata saya candanya adalah sindiran pelak buat negeri ini.


"Jangan bilang ini tak Cinta". 2 Tahun lebih berlalu, Sejak pengembangan pertama Mobil ini. dan semenjak itu, Ide ide pengembangan Generasi Baru dan Mesin mesin yg baru terus berputar didalam kepala ini. Serasa berat menahan mimpi yang harus saya dikubur sejenak didalam kolam kolam Lele di Ciheras, dibawah jerami kering tua, penutup benih bibit Jahe.. Namun dalam hati terus memendam hasrat untuk terus berkarya, meski tak mudah... Kelanjutan dari pertemuan dgn seseorang di KL, 8 bln yg lalu hari ini dapat kabar, ada keinginan keras mereka utk pengembangan Mobil Listrik, bersama team kami. hemmmm, akankah pembeli Prototype Next Generation Of "SELO" the Electric Car (baca : Membiayai produksi next Prototype) berasal dari Negara Tetangga (M)? ini bukan menjual diri. Karna kami harus terus berkarya. saya insyaaAllaah bersedia, jika ini pilihan jalan yg realistis untuk kami melanjutkan "karya" ini. Meski ini jalan berputar, untuk negri kami kelak. Meski Pahit. syarat Proses Pembuatan tetap harus di Indonesia. semoga ada pilihan lain. 20150830, Macet menuju CiTos Setori in Ngeri ku, Disini, mengembangkan EV malah dikejar kejar untuk jadi Saksi oleh sebuah Instansi.

Itu adalah cuit singkat mas Ricky di akun facebooknya, di penuhi komentar dengan gaya guyunan sejumlah follower mas ricky, mereka menyindir bagai mana bisa pemerintah tidak menghargai sama sekali karya anak bangsa, ya ... mungkin itulah faktanya di negeri tercinta ini, prestasi harus di bayar mahal dengan seaprik janji-janji manis yang tidak akan terlaksanakan.


Ceritane ceritano King of beggars yang suka mengembara, akhirnya sampai juga ke Meduro. Ujung Jembatan Suromedu, hihihi. Menemui para Kincir Angin yang Sombong sejak nyampe di Indonesia. Mungkin Kincir itu kayak manusia, makin Gede(Ukurannya) makin Sombong, kali ya. Gak kayak yg di ciheras dan sumba. Dulu katanya Mutar, Sekarang udah males, Minta tambah Oli Merah, Cap Pak SoekaroHatta, mungkin. Entar saya tak bikin Video nya dulu. Oh ya, kalo gede kayak gini pasti dananya tidak Sedikit. Dan biasanya yg punya Ide, Pastinya "Orang yg Suaaaangat Puinteerr" Sampe berani pasang yg Guede. Hehehe, Sekarang malah ada yg Nerima Uang yg lebih Banyak katanya , ya katanya dari Om Paman Sam, Pengen Bikin yg lebih gueeeede. Lalu, siapa yg bertanggung jawab. Ah , ga mau mikirin. Ah, Yang penting saya sudah Sampe Meduro. 20150823, Meduro Setori in Negriku Mencari Jejak Kincir Angin
 Haha .. sebuah kincir angin yang katanya made in paman sam di pajang di salah satu sudut tanah air tercinta, namun sayang kagak muter juga sempat menjadi guyunan, apa yang salah ? yang salah mungkin yang masang kagak mikir kincir angin segitu gede apa iya bisa muter dengan angin yang kecil.

" Ngapain gede kalau ngak muter mending kecil kecil banyak berputar semua maka akan bersatu dan.menjadi tenaga yang besar... " Komentar salah seorang.

" Tar yg masang marah Loh, Mba... mereka malah ngetawain saya, kok mas Ricky kincir nya cilik cilik semua,, hihihi" dengan khas guyunan ala mas ricky komentar di jawab, bahkan mas ricky nampak memajang salah satu gambar kincir angin yang di buat nya lebih kecil namun banyak buanyak.

Haha saya cuman bisa tersenyum geli, kritikan anak bangsa apakah mau di dengar oleh pemerintah, faktanya anak negeri sendiri mampu koq bikin kincir angin, bukan cuman paman sam ajah, bahkan di perhitungkan dengan sangat apik termasuk bagai mana kapasitas tiupan angin agar mampu berputar di negri ini.

Alhamdulillah Dunia Tidak Seluas Tempurung Kelapa

Alhamdulillah Dunia Tidak Seluas Tempurung Kelapa
Blogging adalah gambaran luas sudut pandang seseorang penulis online seperti saya yang sejatinya masih amatiran, apa ya .. saya menyadari bahwa kadang dalam menulis sering menemukan daya kemampuan seorang penulis yang mempunyai batasan seperti saya bahkan terkadang mentok dengan ide-ide penulisan, entah karena bahasan yang harus saya tulis sudah melampui batasan kalimat atau memang gaya bahasa tulisan saya itu-itu saja, padahal kalau di lihat dari bahasan topik yang ada di blog ini cendrung asal suka maka di tulis bukan bernice dengan pembahasa tertentu.

Syukurnya dunia tidak kecil dan alhamdulillah dunia adalah padang nan luas dengan sejuta inspirasi tulisan, sebagai penulis amatir... so oke kalau dunia adalah inspirasi dari semua tulisan saya, seperti salah satu iklan website portal yang terkenal " Kehidupan adalah inspirasi tulisan saya ", perjalanan real dalam dunia nyata bukan tipe saya karena memang ada banyak hal lain yang wajib saya lakukan di dunia nyata ketimbang mencari inspirasi dalam gaya semua tulisan saya, namun bukan berarti sebuah gambaran betapa luasnya alam maya bertulak belakang dengan luasnya alam nyata, di dunia maya akhirnya saya menemukan banyak gambaran penting tentang banyaknya fakta dan data yang bisa menjadi sumber refferensi kehidupan.


Sebelum saya lanjut... terima kasih sebelumnya buat orang-orang yang sudah menjadi sumber inspirasi saya selama ini, maaf tidak ada kado yang bisa saya kirim sebagai paket hadiah melainkan hanya ucapan terima kasih dalam balutan kata-kata tulisan ini.

Balik lagi kita bahas betapa luasnya dunia yang bukan hanya di dunia nyata namun juga dunia maya, saya lebih banyak bercerita juga tidak mengapa bukan ? dari sekian banyak inspirasi yang di dapatkan terkadang sejumlah blog atau forum sering banget memberikan inspirasi, karena sudah mafhum lah kalau orang-orang yang bukan dari sisi kita terkadang mempunyai pemikiran yang berbeda dengan kita, hal tersebut menggambarkan betapa luasnya semua sudut pandang manusia yang bisa saja hal tersebut di motori kehidupan real di sekitarnya masing-masing.

Alhamdulillah dunia tidak seluas tempurung kelapa adalah ungkapan dari saya untuk menggambarkan betapa banyak bahan untuk semua topik perbincangan yang ada di halaman blog terkhusus blog "Kang Ais" ini, awalnya saya juga sering mengeluh ternyata menjadi seorang penulis di blog itu sendiri rada sulit dan rada susah, bukan hanya sulit menggunakan istilah yang pas namun juga sulit menggambarkan kerangka tulisan yang enak untuk di baca, problem umum yang sering menjadi delima para blogger memang membuat kerangka tulisan bukan merangkai kalimat pastinya.

Dunia sejatinya memang sangat luas, terlalu banyak hal jika kita menulis apa saja yang terjadi di sekitar kita namun luasnya dunia bukan serta merta luas dalam pemikiran kita, sayang nya masih saja ada yang mempersempit sesuatu yang luas tersebut dengan membatasi sudut pandang masing-masing.
Dunia yang luas belum tentu mampu di pandang dengan baik, hal yang wajar jika kita hanya bersandarkan sudut pandang kita semata, karenanya untuk bisa melihat betapa banyak pemikiran-pemikiran, betapa banyaknya ide-ide terbaik yang pernah ada di butuhkan sudut pandang dari orang lain, dalam kata lain jika kita tidak mampu melihat berdasarkan sudut pandang kita maka berusahalah melihat sudut pandang orang lain, bisa jadi hal tersebut akan membukakan pandangan kita yang awalnya tertutup atau terhalang oleh sesuatu yang tidak kita sadari.

Dunia memang tidak seluas tempurung kelapa dan itu harus kita syukuri, dengan luasnya dunia di harapkan mampu membuka sudut pandang kita agar juga menjadi luas bahkan jika mampu lebih luas dari dunia itu sendiri berlipat-lipat luasnya, Terima kasih sudah mau mampir di halaman blog Ais elkirami semoga ada manfaatnya. Salam Hangat dari saya.

Menghadapi Pilkada Di Kalimantan Selatan 2015

Kalimantan Selatan, kata orang banua kita atau daerah kita di kalimantan selatan adalah salah satu daerah yang kaya raya, kalau di tinjau dari SDA seperti benar adanya namun jika kita lihat dari SDM mungkin ada yang meragukan, kebetulan kita sendiri adalah putra banua asli asal kandangan karena itu wajar jika kemudian saya pribadi sedikit membuat opini bagai mana menghadapi pilkada yang akan datang, haha entah bagai mana ceritanya saya sendiri kurang tahu histori profil calon-calon pemimpin banua [ Kalsel ].

Harapan boleh menjulang tinggi dan apapun yang saya tulis hanya sekedar opini pribadi yang jika ada di antara tim sokses dari semua calon kandidat gubernur kalimantan selatan sudilah menyampaikan salam hangat dari saya seorang blogger banua, hehe ....
Banua kita dalam tanda kutip adalah daerah yang kaya raya dan memang di penuhi kekayaan alam,flora dan fauna dan kekayaan alam lainnya seperti tempat-tempat wisata dll lagi yang sangat banyak bahkan hingga budaya lokal, namun satu hal yang saya sayangkan semuanya seolah bungkam dalam kata arti banua tetap saja seolah daerah yang tidak memiliki nama lebih di luar sana, orang banyak mengenal kalimantan dengan kekayaan alamnya yakni batu bara namun kehidupan sisi lainnya seolah terkubur dalam sangkar.


Jika di banding daerah timur kalimantan seperti samarinda dan balikpapam maka daerah kalsel dan kota-kotanya tidak lah terlalu muncir di kenal orang, jika ada pun mungkin martapura sebagai kota intan dan kota santri yang paling di kenal orang itupun jika di bandingkan dengan kota selevel samarinda saja masih kalah kepepoliran nya di mata orang-orang di luar sana, entah mungkin karena orang kita kurang mempromosikan atau memang tidak ada yang bisa di promosikan atau bagai mana ? yang kita tahu kota-kota di banua adalah kota penuh dengan daya jual yang cukup baik, orang banua pun dalam hal ini orang banjar tidak sedikitt yang melintang buana di negri orang seperti malaysia atau lainnya. Dari segi bahasa misalnya bahasa banua itu sendiri seolah merajai di berbagai daerah di kalimantan karena itu sebenarnya kalsel dalam tanda kutip seharusnya mampu jadi mercu suar pulau kalimantan secara umum.

Harapan Saya :
Kalimantan selatan secara khusus harus mampu bangkir sejajar dengan daerah lain dalam segala aspek dan jangan mau di terbelakangkan oleh orang lain, dalam hal infrastruktur misalkan banua sebenarnya harus beranilah lebih tegas menuntut hak pada pemerintah pusat, jangan sampai kekayaan alam terus di kuras namun perbaikkan dan pembangunan sangat minim, orang banua juga harus berani tampil lebih dan pemerintah harusnya memfasilitasi semua itu, kita orang banua jangan sampai di katakan orang luar sana sebagai masyarakat tertinggal karena itu pemempin yang akan datang sejatinya harus lebih peduli meningkatkan daya saing masyarakat banua secara kesulurahan.
Orang banua [ Kalsel ] secara umum masih terjaga dalam segi budaya, masyarakat banua seperti kita ketahui masih memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal, semangat gotong royong dan saling peduli dengan sesama warga banua juga saangat kuat, dan hendaknya itu terus di genjot jangan sampai budaya masyarakat juga ikut terlindas kemajuan jaman walau banua menjadi daerah yang berkembang, dan saya yakin pemerintah bisa sebenarnya mengembangkan masyarakat banua tanpa mengabaikan nilai-nilai kearifan tersebut.

Misal dan perumpama lainnya pemerintah harus bisa menjaga alam banua yang bersahaja dan asri, karena keada'an alam sekitar adalah gambaran bagai mana penduduk sekitar, jangan sampai bagunan komersal terus di bangun sementara alam di abaikan, kesoksesan sebuah daerah tidak hanya di ukur dari banyaknya deretan gedung tinggi seperti kota-kota besar di pulau jawa sana, aji mumpung daerah kita belum tercemar maka seyogiyanya pembangunan ramah lingkungan harus di galakkan, pembangunan gedung-gedung komersial harus di tata agar tidak berbenturan dengan keasrian lokal kita, kita bandingkan betapa panasnya kota jakarta dengan masyarakatnya yang berjebol dengan kandangan dan kota-kota yang ada di banua yang adem ayem dengan masyarakat lokal yang ramah, bangunan-bangunan masyarakat pun harus di tata sedini mungkin agar tertata rapi, cuba kita lihat kota-kota besar pemerintah dengan paksa mengususr perumahan rakyat untuk menata kota, kita tidak ingin bukan kota-kota tercinta kita suatu saat mengalami hal yang sama.

Perumahan masyarakat harus di tata juga sedini mungkin, jangan sampai invistor asal bangun tanpa memperhatikan kedepannya, peluasan kota memang harus di fikirkan, pembangunan pusat-pusat perekonomian harus di pertimbangkan dengan matang karena tatanan sebuah masyarakat lebih di utamakan ketimbang tatanan bangunan kota.

Dan yang terakhir soal perokonomian masyarakat harus menjadi PR penting calon pemimpin banua, pemerintah harus memikirkan perekonomian yang berkelanjutan buat masyarakat kita, jangan hanya melihat perekonomian sesa'at yang ada pada masyarakat, contoh pertambangan yang saat ini mungkin banyak membantu perekonomian segelintir masyarakat namun apakah bisa bertahan, karena kita pasti paham betul kekaya'an alam yang selama ini kita kuras suatu hari nanti akan buntung dan habis lalu bagai mana lagi masyarakat dan pemerintah menghidupi diri, wajar jika pemerintah memikir untuk menciptakan lapangan kerja lokal yang bisa terus di kembangkan semisal UKM dll, masyarakat kita terus bertambah loh karena itu lapangan kerja juga harusnya bertambah, jangan sampai sektur UKM terus di kuasai orang luar daerah.

Mau Kawin Harus Kaya

Mau kawin ? hihi ... Salah satu penomena belakangan ini adalah kalau mau kawin harus kaya, minimal punya kerjaan mapan dengan penghasilan yang lumayan lah, dan bla bla lain nya, salah satu yang boleh lah saya bilang sangat memberatkan para remaja untuk menikah yah ... bagai mana pun ini adalah sebuah penomena cara berfikir masyarakat kita loh.

Tidak salah sebenarnya kalau mau nikah harus kaya lebih dahulu, bahkan sangat baik koq insya Allah, namun apa jadi kalau itu harus menjadi keharusan layaknya aturan yang tidak tertulis di kalangan masyarakat kita, emmm padahal negri ini masih banyak anak muda yang belum kaya, apa mereka tidak boleh kawin ?

Eseng mampir ke sebuah tanggapan masyarakat, ada yang bilang kalau mau kawin atau cari pasangan tepatnya nyari suami itu yang mapan dengan pendidikan yang bagus sebagai sarjana balabla bahkan penghasilan yang lumayan, alasan nya sederhana biar masa depan cerah kayak matahari, kita paham lah setiap orang pastinya berharap bahwa putrinya mendapatkan pasangan hidup yang bisa menjamin kehidupannya kelak namun menjadikan penghasilan dan pekerjaan sebagai tolak ukur utamanya saya rasa kurang tepatnya, ada banyak yang melatar belakangi kehidupan bahagia sebuah keluarga, pekerjaan yang mampu menghidupi keluarga dan juga budi pekerti setiap psangan atau bahasa religi nya akhlaq yang baik.

Anda sebenarnya bisa membayangkan bahwa sejatinya semapan apa pun seorang calon kepala keluarga bukan lah jaminan akan kebahagian dari sebuah keluarga, namun sikap lah yang sangat menentukkan, sikap bertanggung jawab sikap menghargai pasangan adalah inti dari kehidupan berumah tangga, dengan pekerjaan yang menjanjikan tidak akan lebih baik tanpa sebuah watak dan sikap bertanggung jawab dari yang mempunyai diri.

Apalagi dogma agama yang menyebutkan bahwa orang yang membangun sebuah rumah tangga akan lebih mudah mendapatkan rejekinya sendiri, hal tersebut karena di sadari dengan sikap bertanggung jawab dari sang suami sebagai kepala keluarga, karena itu pula ahlaq dan budi pekerti sangat di tekan kan dalam mencari calon suami bukan apa dan berapa penghasilan nya.

Pergeseran Sudut Pandang Masyarakat Modern

Pergeseran Sudut Pandang Masyarakat Modern
Masyarakat modern atau masyarakat yang mungkin akan di kenal sebagai masyarakat yang sejatinya harusnya mempunyai budaya dan peradaban lebih bijak dan baik dari masyarakat yang terdahulu memang saat ini mengalami pergeseran sudut pandang yang sangat cepat, setidaknya begitulah saya memahami tentang semua itu.

Masyarakat kita lebih cendrung mulai bergeser dari peradaban yang di bangun oleh para nenek moyangnya masing-masing secara systematis, jadi berubahnya peradaban masyarakat modern sekarang ini seolah tidak di sadari oleh para masyarakat tersebut, sebenarnya jika perubahan tersebut mencakup hal-hal yang negatif dari masa lampau menuju hal yang positif maka perubahan tersebut adalah keharusan yang wajib di dukung, namun sayangnya nilai-nilai moral yang baik dari pendahulu-pendahulu masyarakat juga ikut bergeser, bahkan pada nilai baik atau buruk itu sendiri.

Perbedaan nilai sebuah kebaikkan dan keburukan serta tolak ukurnya antara masyarakat dahulu dan masyarakat modern dapat di lihat dari system pendidikan dan tujuan nya, hal tersebut sudah pasti akan menimbulkan pergesekan antara sekelompuk orang yang masih memiliki sudut pandang masa lampau dan masa sekarang.
  • Era Modern  adalah di mana pendidikan di bangun untuk menciptakan sebuah masyarakat yang produktif dalam segala bidang, sarjana banyak di lahirkan dalam tolak ukur kesoksesan nya lewat berapa banyak, apa dan bagai mana seorang sarjana mampu bersaing dengan sarjana lain dalam hal menghasilkan sesuatu, jika ukuran nya adalah uang maka seorang sarjana yang mampu menempati posisi jabatan lebih tinggi dan penghasilan lebih tinggi juga, maka sarjana tersebut di anggap sarjana yang sokses, jika ukuran nya adalah produktifitas tertentu maka sarjana yang menghasilkan lebih banyak adalah sarjana yang sokses sesuai harapan, kebanyakan materi adalah pengukur dalam kesoksesan seorang yang berpendidikan.
  • Namun jika kita kembali kejaman orang tua atau nenek dan kakek kita maka sebuah pendidikan adalah media untuk menampa sebuah karakter jati diri sesuai harapan, artinya begini seseorang di didik untuk menjadi pengganti dari generasi yang terdahulu terlepas bagai mana hasilnya maka orang dahulu ada kecendrungan untuk mempertahankan apa yang sudah di hasilkan dan kalau bisa lebih, dalam segala aspek kehidupan seseorang anak di ajari untuk melampui apa saja yang di raih oleh orang tuanya, dalam hal materi misalnya seorang anak di ajari orang mempunyai penghidupan lebih baik dari orang tuanya, dalam hal moral pun sama seorang anak di ajari untuk memiliki nilai moral yang lebih baik dari orang tuanya minimal mewarisi moral-moral yang di miliki orang tuanya.



Apakah perbedaan keduanya karena jika di lihat sekilas sama namun haqiqatnya berbeda,dan apa perbedaan tersebut ?
  • Masyarakat modern pada dasarnya di tuntut untuk melangkah sendiri menemukan jalan-jalan nya sendiri walau berbeda dengan jalan yang di tempuh oleh pendahulunya, dalam hal ini ada baiknya namun juga ada sisi buruknya, sisi baiknya hal tersebut melahirkan hasil-hasil yang berbeda dengan pendahulunya, persaingan antara satu sama lain akan jelas terlihat namun hal tersebut akan menciptakan sebuah penomena di mana antara satu sama lain saling mendahului dan saling menjatuhkan dan sikap egoisme kepentingan diri akan lebih di timbulkan karena setiap antara satu sama lain mempunyai tuntutan yang sama dengan cara yang berbeda. Hal tersebut sudah pasti akan lambat laun menciptakan pergesekan kepentingan antara satu sama lainnya.
  • Sementara sudut pandang orang dulu walau terkesan tidak ada kemajuan dalam melangkah namun secara kseluruhan akan membuat labirin dinding yang kokoh antar sesama, di mana nilai-nilai moral seperti sikap gotong royong, saling membantu antar satu sama lain dan nilai bijak yang di ajarkan secara bersama'an sebagai wujud nyata dari pola fikir orang dulu sejatinya akan menciptakan sebuah keharmonisan antara satu sama lain, yang terlebih dahulu akan mengayomi yang belum sementara yang terkebelangan terus mendukung orang-orang yang lebih dahulu maju.
Sekedar contoh pergeseran sudut pandang yang mungkin akan sulit di cerna namun akan lebih mudah jika kita melihat fakta real apa yang terjadi di masyarakat sekarang, sikap acuh tak acuh dengan orang lain, mendahulukan apa yang di butuhkan nya dari pada apa yang di perlukan oleh orang lain, hingga saling menjatuhkan dalam persaingan sejatinya adalah gambaran dari cara berfikir orang sekarang, jika cara berfikir ini terus di kembangkan tanpa ada sikap untuk menggali kembali nilai-nilai moral orang terdahulu maka hal tersebut kurang bagus bagi tatanan masyarakat timur seperti indonesia.

Ada satu sudut pandang masyarakat sekarang yang sangat memperihatinkan yakni sebuah cara berfikir masyarakat yang mulai cendrung ke kapitalisme buta, di mata materi dan nilai-nilai sebagai bentuk acuan tersendiri, jika kita kembali membuka lembaran masa lalu di mana masyarakat akan selalu menaruh hormat pada sesepuh suku atau adat, tokoh yang memiliki jasa tertentu pada msyarakat semisal seorang guru, pemerhati masyarakat yang dengan ringan tangan menguras tenaganya untuk masyarakat setempat maka di era modern seperti sekarang nilai-nilai tersebut akan semakin pudar, justru nilai-nilai materi lah yang mulai di dengungkan , maka pejabat pemerintah, saudagar kaya, atau sejenisnya lah yang akan semakin di hormati bahkan walau tanpa ada bersentuhan langsung dengan masyarakat setempat, contoh ada mentri ini atau mentri itu maka orang-orang yang demekian akan sangat di hormati walau padahal pada kenyataan tidak ada tindakkan kongkrit yang bersentuhan dengan masyarakat setempat, justru misalkan ada guru honorer yang hampir setiap hari meluangkan waktunya mengajari anak-anak masyarakat setempat yang kalau di hitung-hitung akan sangat banyak berjasa malah kurang di hormati dan di hargai.

Sudut pandang kapitalisme juga dapat kita lihat bagai mana sejumlah orang tua pun ikut menjadikan sisi materi sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan dalam mendidik anak-anak mereka, lulusan sarjana apa, kerjanya sebagai apa, berapa gajih nya adalah hal yang sering di pertanyakan pada generasi muda, dalam menilai baik dan buruknya.

Akan sedikit berbeda dengan masyarakat dahulu yang akan lebih cendrung mempertanyakan bagaimana sikapnya di masyarakat, bagaimana cara dia menghargai orang tua, bagai mana cara dia melakukan pekerjaannya ? jika baik cara dia bersikap, mampu menempatkan posisinya sebagai kalangan muda yang walau mempunyai daya pendidikan lebih baik orang tua namun tetap hormat, bagaimana cara dia bekerja apakah di lakukan dengan baik dan benar tanpa merugikan orang lain, mencari rejeki yang jelas baik dan halal maka itu akan di anggap kebaikkan dan ukuran bahwa orang tua nya sokses dalam mendidik dan membesarkan nya.

Jadi pergeseran sudut pandang masyarakat modern dengan masyarakat dahulu adalah antara materi dan moral, orang modern lebih cendrung ke materi dalam mengukur sesuatu sedangkan orang dahulu lebih kepada moral, walau pada kenyataan nya di era modern sekarang ini pun masih banyak orang yang mempertahankan sisi moral di banding sisi materi, namun terkadang hal itu akan sedikit mengalami gesekan. Contoh di kepemerintahan selalu saja ada gesekan kepentingan yang mengejar materi dan nilai-nilai nya sebagai ukuran maju tidaknya negara ini serta sejumlah orang yang lebih mengedepankan sisi moral bangsa dan nilai-nilainya, maka sejatinya akan lebih baik jika keduanya saling berjalan bergantian walau mungkin itu bukan hal yang mudah, terkadang di jaman yang katanya maju ini untuk mendapatkan nilai-nilai materi harus mengorbankan moral sementara untuk mempertahankan moral kadang orang harus rela melewatkan materi dan lainnya.
Wallahu a'lam ini hanya opini saya, kurang lebih nya mohon maaf.

Kenapa Kita Perlu Seorang Guru

Kenapa Kita Perlu Seorang Guru
Kalau saya sebutkan kata guru maka kalian akan berfikir kemana ? apa sosok seorang pengajar di depan kelas atau yang bagai mana ? mungkin sosok pribadi yang mengajarkan kita tentang banyak hal di depan kelas kita adalah bagian dari guru kita, tapi seorang guru bukan saja mereka saja, seorang guru bisa saja berada di belakang kita, di samping kita atau di mana saja, guru adalah orang yang mengingatkan kita, melihat apa yang tidak terlihat oleh kita.


Semua petinju dunia punya pelatih/guru, bahkan petinju sekalibar Moh.Ali pun punya pelatih yakni Angelo Dundee yang membantu Ali menjadi Juara dunia 3 kali. Kalau Moh.Ali di minta bertanding dengan Angelo Dundee mungkin Angelo tidak ada arti sudah pasti Moh.Ali menang, lalu untuk apa Moh.Ali di latih oleh Angelo ?.

Ketahuilah Moh.Ali butuh pelatih bukan yang lebih hebat, atau yang mampu mengalahkannya, tapi seseorang yang mampu melihat apa yang tidak di lihat oleh Moh.Ali. Hal yg tidak dapat kita lihat dgn mata sendiri itu yg disebut: "BLIND SPOT" atau "TITIK BUTA".

Kita tidak bisa melihat Blind Spot kita dengan sudut pandang kita sendiri, di sinilah haqiqatnya seorang guru, kita butuh mereka kita perlu keberadaan orang yang mampu melihat,menasihati kita jika seandainya diri kita telah tergelincir dari prioritas yang selama ini kita pegang.
Kita harus berani mengakui kenyataan kalau kita juga bisa tergelincir
Kita butuh orang lain yang :
¤ Menasihati,
¤ Mengingatkan, bahkan.....
¤ Menegur jika kita mulai melakukan sesuatu hal yg keliru, yg mungkin tidak kita sadari.
Kita butuh KERENDAHAN HATI untuk :
¤ Menerima kritikan,
¤ Menerima nasihat, dan
¤ Menerima teguran.......
itulah yang justru menyelamatkan kita.
Kita bukan manusia sempurna.
Jadi, biarkan orang lain menjadi "mata" kita di area 'Blind Spot' kita, sehingga KITA BISA MELIHAT apa yang TIDAK BISA KITA LIHAT dgn 'pandangan' kita sendiri...

Hati-hati Banyak Situs Porno Penipu

Belakangan ini saya menemukan banyak situs-situs porno yang bertebaran di media sosial, dengan judul postingan super hots yang pokoknya bikin mendidih otak orang-orang yang berfikiran ngeres begitulah, apalagi dari gambar yang di bagikannya woih wah dan bla bla lainnya, yang bekel kesal itu situs-situs tersebut menyebar sebagai spam, akun yang tidak tahu apa-apa jadi kena imbasnya, kasian juga seh akun orang baik-baik koq ikut ngebagikan situs yang begituan padahal olah spam kampret cap kutu koplak.

Bagai Mana Cara Kerjanya Seh
Cara yang mereka lakukan di sebut Redirect Link, dimana mereka membuat sebuah blog bayangan dengan judul yang menggiurkan dan gambar yang hots hots begitulah kemudian di alihkan ke halaman postingan lainnya sehingga saat link tersebut di bagikan nampak adalah postingan yang bergairah tadi, padahal apabila kita klik maka postingan yang muncul adalah postingan yang di arahkan tadi. Apa tujuan dari redirect link tersebut ? ya ... yang pasti menarik sejumlah visitor gan, jadi intinya adalah halaman tipuan atau lebih keras lagi situs penipu.

Bagai mana caranya membuatnya ... kasih tau kaga ya ? ah kaga ah, nanti kalian ikutan nipu orang dong hihi maaf yah bukan kali ini kayaknya saya bagikan cara membuatnya, karena postingan ini hanya sebatas opini saya koq.

Pemerintah Banyak Wacana Rakyat Pun Kena Bencana

Negri ku sayang, rakyat ku makmur hanya wacana, ops ... ada berita terbaru katanya ada larangan menghina presiden yah, yo wes ... saya sepakat menghina bukan solosi kalau kretik boleh dong, saya sedikit heran juga sebenarnya dengan pemerintah sekarang yang banyak berbicara wacana dan rencana padahal rakyat sedang sekarat, yang di butuhkan adalah solosi bukan sekedar wacana ajah, rakyat secara umum tidak butuh banyak insya Allah, lapangan kerja yang cukup dengan penghasilan yang sesuai kebutuhan, cuman itu kaga lebih tapi kayaknya sulit banget yah di lakukan, apa karena kebanyakan orang pintarnya.
Saya memang bukan pakar ekonom, bukan juga pakar politik jadi misalnya ada yang tidak sependapat dengan opini saya ya silahkan, hargailah pendapat orang lain ya .. ya ..yaa jangan teriak " Siapa elo ? cuman bisanya kritik tapi kaga bisa melakukan apa pun, siapa elo yang cuman bisa menyalahkan pemerintah, memimpin negri dengan ratusan juta manusianya bukan hal yang mudah loh " .. Iya engkong kita juga sudah ngajarin yang begituan, jadi kaga usah teriak begitu juga kilesss, sebagai rakyat jelata tugas kita cuman mengawal pemerintahan, mengkritik pemerintah adalah hal yang wajar dan bisa di maklumi bahkan tanpa kritikan dari masyarakat pemerintah tidak akan maju jadi kritikan bagian dari simulasi tatanan menuju yang lebih baik juga.

Ada beberapa poin yang akan saya paparkan, seperti stop membuat wacana dan rencana hanya sekedar pencitra'an, stop membanding-bandingkan rumah sendiri dengan halaman orang lain, stop menebar janji yang hanya menyakitkan.

Stop Wacana dan Rencana
Kenapa pemaparan wacana dan rencana kurang baik menurut saya ? Pertama yang saya maksud adalah sebuah wacana dan rencana yang di hamburkan kesana kemari kayak lagi mencari alamat lagunya ayu tingting, kita orang timur dengan budaya orang timur dan cara berfikirnya ketimuran, sudah bahkan sering dengar dong " Tong kosong nyaring bunyinya " itu bukan sekedar pribahas loh, namun sudah menjadi pemikiran dimana orang timur kurang suka dengan wacana yang berlebihan atau rencana yang seabrik-abriknya, pemerintah baiknya jangan nyaring bunyinya bicara di media berapi-api kayak gunung mau meletus ajah kalau kaga terlaksana atau lambat terlaksana sementara rakyat menunggu yang ada rencana bapak-bapak hancur karena kehilangan kepercaya'an rakyat, rakyat akan bilang ahhh " Tong Kosong ". Rakyat timur kayak Indonesia ini kalau sudah tidak percaya maka akan minim mendukung bapak-bapak pemerintah, yang kesulitan kalau tidak di dukung siapa ? ya bapak-bapak juga kan.

Jangan Bandingkan Masyarakat Timur Dengan Masyarakat Di Luar Sana
Ci eleh kalau kita lihat kebijakan pemerintah sekarang selalu menjadikan orang luar sebagai acuan percontohan, contoh saja kebijakan ekonom yang selalu bersumber rujukan ekonomi dunia terlebih negara-negara maju, selalu mengambil ideologi barat dalam membangun masyarakat indonesia, membandingkan dengan negara maju seperti jepang, china, USA atau lainnya, padahal kita indonesia yang problematikanya berbeda, seharusnya kalau kita contoh di bidang medis kalau beda penyakit maka beda pula obatnya.
Dari sana sebenarnya sudah kita fahami bahwa memperlakukan rakyat Indonesia akan berbeda dengan rakyat barat, rakyat timur terkenal santunnya namun bisa beringas bila hak-haknya di abaikan, pemerintah harus belajar bahwa rakyat indonesia mengaliri dan mewarisi jiwa pejuang pendahulunya yang tidak rela sebuah kesalahan dalam sudut pandangnya.
Cuba saya umpamakan kebijakan ekonomi yang katanya pro rakyat, kita tidak akan jauh-jauh di mana di negri yang sekarang baru berkembang mayoritas masyarakatnya adalah masyarakat kelas menengah ke bawah, mayoritas penduduk indonesia adalah muslim, lalu kenapa kebijakan ekonomi kapitalis ala barat yang mensahkan system bunga di berlakukan, bantuan permodalan menggunakan system pinjaman dengan bunga bukan kah itu bertentangan dengan ideologi masyarakat setempat karenanya sudah pasti system tersebut akan lambat dan tidak optimal, karena saya juga bingung bagaimana bisa kebijakan yang bersebarangan dengan ideologi masyarakat setempat akan bisa berjalan dengan baik. Kurang pas sepertinya jika pemerintah memaksakan kebijakan-kebijakan yang bertentangan dengan budaya. ideologi masyarakat setempat, cubalah menyesuaikan dengan apa yang di butuhkan masyarakat.

Jangan Memberi Janji-Janji Yang Elok Kalau Belum Pasti Bisa
Masyarakat kita adalah masyarakat sekarat dalam kata arti membutuhkan segera, segera berantas kebodohan, segera berantas kemiskinan karena itu jika di kasih janji mereka akan menunggu dan menuntut kepada anda, mereka akan menagih janji-janji tersebut sementara kalian pemerintah juga belum bisa memastikan apakah janji tersebut bisa di laksanakan, padahal satu sisi rakyat menunggu hal itu sangat riskan menciptakan ketidak percaya'an rakyat yang akan berdampak kurang harmonisnya rakyat dengan pemimpin-pemimpin nya, karena itu jangan salahkan rakyat yang mengumpat bahkan sampai menghina segala, walau saya juga tidak sependapat dengan kata-kata hina'an tapi tetap berusaha untuk kritis dengan pemerintah.

Malam Minggu Itu Malam Yang Membosankan

Malam Minggi Itu Malam Yang Membosankan
Kalau ada yang bilang saya bilang begini karena jomblo bakal saya jitak kepalanya hihihi, dulu ... pokoknya dulu-dulu dah malam minggu adalah malam yang di tunggu, apalagi besoknya kan libur sekolah jadi ada kesempatan deh mampir kerumah yayank ku, jiah tapi itu dulu saat darah remaja masih membara kaya gunung berapi lagi kebakaran toe ..

Sekarang si pacar udah jadi mantan yang menjelma menjadi ibu dari anak-anak ku, hahay senangnya kalau ada istri tercinta, saat seorang telah mentasbihkan bait-bait cinta di depan penghulu dan mahar pun telah di serahkan bahkan ijab kabul pun sudah di lakukan maka di sanalah titik awal dari sudut pandang seseorang akan terlihat, sudut pandang yang berubah dan sudut pandang yang terus terupdate kayak komputer destop kali yah.

Kalau dulu malam minggu adalah malamnya percinta'an woy bangun .. bagi ayah dari anak-anaknya kadang malam minggu adalah malam yang menyebalkan walau tidak semua malam minggu begitu, yang paling sebel itu malam minggu menjelma menjadi malam penuh kemacetan, bikin sebel ajah, anak istri menunggu di rumah tapi kita masih berjibaku dengan kenalpot motor anak remaja yang pelukkan, ahhh dasar remaja pelut anak orang se'enaknya ajah untung ajah enyak babenya kaga tau, cuba kalau tau bisa di dampret toe.

Bicara malam minggu yang katanya malam yang panjang biasanya anak muda yang punya pacar yang paling kegirangan yah, malam jumpa pacar katanya hihi tapi kayaknya malam yang panjang dan sekaligus malam yang memprihatinkan bagi ayah dari putri-putri tercintanya, khawatir dan bercampur penasaran putrinya ada di mana sedang berbuat apa ?.
Tak selamanya malam minggu akan menjadi malam yang menyenangkan pastinya, kelak kita tidak tahu seiring cara kita berfikir, seiring dengan tuntutan keada'an bisa saja malam minggu akan menjadi malam yang mencekam buat kita, mencekam menunggu putra-putri kita pulang kerumah, mencekam di sibukkan aktifitas akhir pekan padahal itu adalah waktu buat keluarga tercinta, ya .. memangnya semua akan berlalu seiring keada'an dan inilah alasan bagi seorang ayah yang mengatakan malam minggu adalah malam yang membosan kan.

Islam dan Peran Ulama di Kalimantan

Islam dan Peran Ulama di Kalimantan
Tidak ada catatan pasti perjalanan panjang agama islam di kalimantan, kapan islam di sebarkan pertama kali dan oleh siapa namun bagi saya itu bukan masalah karena sudah pasti itu hanya masa lalu bahkan para penyebar islam pun bisa jadi adalah orang-orang yang tidak ingin namanya ada dalam catatan sejarah melainkan dalam catatan ilahi, namun saya akan menilisik peran penting para ulama yang ada di kalangan umat islam kalimantan, sejauh ini keberada'an islam di kalimantan tidak pernah menjadi sorotan nasional tidak banyak yang tahu bagai mana islam berkembang pesat, sejauh ini kita banyak membaca islam di indonesia di sebarkan oleh para wali songo atau sembilan wali yang pada kenyata'an nya indonesia yang di maksud adalah pulau jawa, sementara sumatra dan kalimantan seolah punya hikayat sendiri yang belum terekspost oleh orang banyak.

Tokoh penomenal dalam penyebaran islam di kalimantan dan juga rujukan ulama-ulama sesudahnya adalah syekh Muhammad Arsyad Albanjari bin abdullah bin abdurrasyid mindanau bin abdullah fhilipina, bermajhab syafi'i yang keras dari segi hukum fiqih, asy'ari wa maturudi dalam soal aqidah, dan alghazali dalam tashauf, hal itu terus berlanjut hingga murid dan anak cucu beliau sementara orang pribumi kalimantan asli adalah dari kalangan suku dayak pedalaman yang mempunyai keyakinan agama hindu keharingan, dari segi budaya juga sudah dapat di lihat akan sangat berbeda dengan penduduk jawa maka sudah pasti cara penyampaian nya pun akan berbeda, jika islam di pulau jawa di sebarkan dengan pendekatan budaya maka seperti tidak berlaku di kalimantan, islam di kalimantan justru lebih cendrung di sebarkan menggunakan pendekatan kedigjaya'an hal itu bisa kita lihat dari hikayat-hikayat rakyat di mana para tokoh masyarakat yang juga ulama panutan di masyarakat adalah mereka yang mempunyai ilmu kedigjaya'an semisal datu suban, datu sanggul atau bahkan konon katanya raja banjar pertama melakukan perjanjian damai dengan suku-suku dayak pedalaman dengan menyabung ayam atau beradu ayam jantan yang di berangi dengan ilmu kedigjaya'an, Raja banjar yang muslim saat itu menang sehingga terciptalah perjanjian damai bahkan hingga sekarang orang dayak pedalaman biasa memanggil orang-orang dayak muslim atau banjar dengan sebutaan dangsanak atau saudara karena itu memang perjanjiannya kalau bisa menang.


Penyebaran islam di kalimantan memang tidak di sebarkan dengan cepat butuh waktu berabad-abad lamanya bahkan hingga sekarang suku dayak pedalaman masih ada saja yang beragama kaharingan, jika di telisik lebih jauh islam kalimantan masuk berbarengan dengan masuknya sebuah budaya karena memang tidak ada catatan resmi apa dan bagai mana budaya dayak kuno pedalaman yang sesungguhnya bahkan tergolong mempunyai budaya primitif hingga entah kapan ada isu beredar dayak pemakan manusia yang lucunya juga sempat beredar di pulau sebarang, yang membedakan islam jawa dengan islam kalimantan adalah islam jawa harus berkolaborasi adat dan tradisi penduduk jawa yang memang sudah mempunyai budaya sendiri, sementara islam masuk ke kalimantan membawa budayanya sendiri yang sebagian terkontaminasi budaya jawa dan budaya timur tengah serta budaya malayu inilah cikal budaya banjar yang banyak di anut orang kalimantan bukan hanya kalimantan selatan, namun kalimantan tengah dan timur hingga wilayah malaysia seperti berau . Wajar jika kita temukan bahwa bahasa mayoritas penduduk kalimantan adalah bahasa malayu banjar, aroma budaya malayu sangat kental walau ada sidikit aroma budaya jawa serta timur tengah, kita perhatikan syekh muhammad arsyad sendiri misalnya bukan orang yang mempunyai silsilah keturunan jawa tapi cendrung malayu atau datu sanggul yang menurut hikayat adalah orang sumatra, saya sepakat jika misalnya ada yang bilang islam kalimantan mempunyai aroma budaya islam malayu seperti sumatra dan malaysia bukan islam yang terkontaminasi dengan tradisi jawa.

Islam dan Peran Ulama di Kalimantan
Nampak pengajian di sekumpul bershaf rapi seperti sholat berjama'ah di mesjid haramain
Penduduk pribumi yang maaf masih minim budaya itulah yang membuat islam lebih leluasa memciptakan budaya islam di tanah kalimantan, walau sebagian besar mengadopsi budaya malayu atau jawa serta timur tengah, contoh : syekh muhammad arsyad albanjari dalam pengembangan dakwah islam sudah di sertai dengan sejumlah kitab-kitab fiqih atau hukum pidana dan perdata secara islam sesuai majhab syafi'i dan ahlu sunnah wal jama'ah secara umum, hal tersebut di warisi oleh anak cucu beliau dan murid-murid beliau yang kemudian menyebar hampir kesuluruh kalimantan, hal tersebut sejatinya menciptakan curak islam tersendiri yang masih minim terkontaminasi dengan budaya lokal, pada perkembangan nya peran penting ulama dan kaum santri yang banyak menimba ilmu kepada ulama-ulama ahlu sunnah wal jama'ah di timur tengah sangat mempengaruhi sudut pandang muslim kalimantan, contoh saja di era syekh kasyful anwar pendiri pesantren Darus Salam Martapura banyak ulama-ulama yang menimba ilmu kepada ulama ahlu sunnah wal jama'ah yang ada di timur tengah terlebih khusus haramain [ Mekkah dan Madinah ] bahkan banyak di kalangan ulama tersebut yang bergelar muhaddist diyar atau ulama hadist, hanya yang menjadi catatan bahwa saat itu haramain belum di kuasai pemikiran wahabi masih murni ahlu sunnah wal jama'ah, bahkan di era modern kita mengenal sosok ulama kharismatik yang menjadi panutan muslim kalimantan atau guru besar muslim di kalimantan secara khusus yang setiap pengajian beliau di ikuti ratusan ribu murid-murid beliau dari penjuru kalimantan syekh muhammad zaini bin abdul ghani albanjari salah seorang murid syekh sayyid amiin quthbi almadani, ulama ahlu sunnah wal jama'ah madinah, hal ini justru semakin memperkokoh cara pandang umat islam yang ada di kalimantan di mana manhaj mayoritasnya adalah ahlu sunnah wal jama'ah tulen tanpa banyak terkontaminasi budaya lokal.

Hancurnya Sebuah Peradaban Biasanya di Mulai Dari Pemimpin Yang Zholim

Hancurnya Sebuah Peradaban
Hari gini masih bicara peradaban, okelah ..Selamat malam sahabat Kang Ais yang cakep-cakep dan cantik kalau ceweknya, kita balik lagi bahas sebuah opini, sorry kalau saya mulai dengan mengucap selamat malam hal itu karena saya menulis postingan ini di malam hari, kalian tahu bukan bahwa sa'at ini manusia berada di sebuah titik peradaban yang sangat maju, perkembangannya pun sangat cepat, contohnya negri kita tercinta indonesia ini yang kurang lebih seabad merdeka, cuba kalian keluar rumah dan lihat sekeliling kita " Menakjubkan " bahkan komputer yang saya gunakan padahal beberapa hari kemarin baru versi 8.1 pro eh hari ini windows 10 pro hahaha contohnya terlalu memaksa yah, tapi yang saya maksud betapa cepatnya peradaban kita berkembang seperti sekarang, padahal indonesia seolah baru kemarin sore masih keraja'an yang masih bisa di adu domba penjajah bahkan hingga berabad-abad lamanya selalu di landai peperangan melawan menjajah, sekarang sudah menjelma menjadi NKRI ciyat Nasionalisme banget nulis NKRI pakai huruf kapital semua. Yah mungkin peradaban manusia seolah pada satu titik teratas sa'at ini tapi jangan buru-buru bangga dulu soalnya sudah tahu belum bahwa sejarah mencatat sebuah peradaban manusia akan hancur di mulai dari pemimpin-peminpin nya yang zholim, mementingkan perutnya bukan rakyatnya lagi, menghalalkan segala cara untuk terus memopok kekuasa'an bahkan kalau misalnya harus menjual rakyatnya sendiri maka itu bisa saja mereka lakukan. Nauzdu billah.




Kalau kita berbicara banyak peradaban dunia yang sejati berada di puncak teratas dari sebuah peradaban di abad tersebut, maka juga akan kita lihat fakta bahwa peradaban manusia silih berganti, hilang nya satu peradaban lama akan tergantikan dengan peradaban baru dan itu akan di mulai dari titik di mana kezholiman dari penguasa-penguasanya sehingga melahirkan peradaban baru yang berontak dengan keada'an peradaban tersebut. Peradaban yunani kuno hanyur dengan kezholiman pengusa abad itu di mana perbudakan merajalela, peradaban arab kuno hancur karena kezholiman yang terjadi saat itu, hancurnya peradaban lama biasa di iringi lahirnya peradaban baru yang akan memulai dari awal sebuah peradaban yang baik di era tersebut dan seiring waktu akan kembali rusak dan hancur di ganti dengan peradaban baru lagi, begitulah dunia berputar dengan semua peradaban-peradaban nya.

Era peradaban keraja'an yang dahulu memakmurkan rakyat nusantara telah berlalu, sekarang kita melihat indonesia modern dengan tatanan negara kesatuan, selama kurang lebih seabad negara ini bertahan dengan peradaban sekarang namun akan kah bertahan ? atau sejarah hancurnya peradaban akan terulang, kita akan melihat bagai mana sejatinya pemimpin-pemimpin kita di negara ini, masihkah mementingkan rakyatnya atau hanya segelintir saja, faktanya korupsi, manipulasi dll secara rahasia umum terus berlanjut di antara elit-elit negara, kesenjangan ekonomi bangsa dan deskriminasi suku dan daerah masih terlihat jelas, papua atau kalimantan yang sejatinya sumber SDA di negri ini justru di seolah di anak tirikan, mampukah bangsa indonesia lebih lama bertahan dengan peradaban modern yang di bangunnya, kitalah yang menentukan.

Hancurnya peradaban sebuah bangsa di mulai dari titik penguasa yang zholimi dan penguasa di negri ini rakyatlah yang menentukan, karena itulah peradaban bangsa indonesia di tentukan oleh sikap rakyatnya sendiri, mampukan sebuah rakyat di negri ini melahirkan pemimpin yang amanah,bijak, dan mementingkan rakyatnya. Selama ini kita terkesan berharap tampilnya pemimpin idaman rakyat, berharap ada sosok pemimpin yang mampu membawa rakyat dalam perubahan yang lebih baik namun sadarkah pemimpin yang baik itu lahir dari rakyatnya yang baik pula, seorang pemimpin di sebuah bangsa adalah gambaran dari kebanyakan rakyat dari bangsa tersebut, rakyat jahiliyah akan melahirkan pemimpin-pemimpin jahiliyah pula namun rakyat yang baik sudah pasti melahirkan pemimpin yang baik, kita putar waktu sebelum bangsa ini merdeka rakyat di penuhi jiwa kesatria, jiwa pejuang yang tidak mau tunduk dengan penjajah maka wajar jika melahirkan pemimpin yang punya jiwa juang untuk bangsa, Bung Tomo, Ki hajar diwantara, Bung Karno dll adalah sosok gambaran dari jiwa rakyatnya saat itu, Bagai mana dengan sekarang ?

Ngobrol Bareng Ais Elkirami Tentang Blog

Ngobrol Bareng Ais Elkirami Tentang Blog
Haha saya tidak mau narsis tapi kadang suka eksis juga seh, ya wajar ajah kan seorang blogger karena itulah kadang tiap hari saya eksis walau eksisnya hanya lewat halaman blog pribadi saya saja, sejak kapan yah saya benar-benar eksis di blog !!! Ah mungkin juga kurang penting, dulunya kita punya rencana bikin satu situs heboh dengan nama elkiram tapi itu tahun-tahun dulu di mana domain nya menggunakan com dan sekarang menggunakan domain indonesia karena emang sangat cinta dan bangga dengan identitas bangsa sendiri.
Kalau boleh tau apa seh alasan kalian nyasar ke halaman blog saya, jangan-jangan ngintip saya yah, huam canda .. tapi makasih juga udah mampir ke halaman blog jadul saya, walau sekedar iseng namun sudah sangat menyenangkan koq insya allah, jadi ceritanya kita lagi ngobrol yah di halaman blog ceritanya saja...

Apa alasan kalian suka bikin postingan ?
Haw !!! kalau ada yang jawab untuk dapatkan dollar recehan, kasian banget cup cup masa recehan dollar $ selalu di kejar, ngeblog itu bukan sekedar soal postingan atau nyari sensasi atau sekedar bisnis online iklan ajah, ngeblog itu adalah sebuah proses di mana kita akan terus belajar, belajar memahami apa-apa yang mungkin tidak kita fahami, belajar untuk memahami bagai mana cara berinteraksi dengan sesama, bagai mana kita belajar memahami diri kita sendiri, bagai mana kita belajar memahami hal yang belum orang lain lakukan, yang semuanya punya inti dan muara terus belajar, contohnya : seorang blogger selalu di tuntut untuk terus melakukan mengembangkan sejumlah ide dalam membuat postingan, orang yang mentuk hanya pada satu topik atau ide akan cendrung lambat dalam menyikapi kemajuan jaman, saat yang lain mulai menikmati pondi-pondi dollar$ mereka justru seorang blogger yang hanya terpaku pada satu ide masih berjibaku dengan apa judul postingan hari ini.



Bagai mana kalian merawat sebuah blog ?
Saya banyak menemukan kegundahan hati di kalangan blogger, dari bagai mana mereka mengisi konten halaman blog, bagai mana mereka mengoptimasi halaman blog, sampai pusingnya mencari backlink dan visitor. Bukan untuk menggurui untuk apa seh kita pusing merawat halaman blog sedemikian rupa ? apa hanya agar tulisan kita di baca orang, atau hanya numpang eksis, tidak usah begitu kawan sejatinya harusnya halaman blog bisa menjadi inspirasi kita dalam mewas kekurangan blog, ibarat sebuah bangunan jangan biarkan kita terlalu terperangkap menemukan dan mencari ide untuknya namun biarkan saja bangunan tersebut yang mencari ide untuk kita, biarkan blog merawat dirinya sendiri melalui tangan kita, tugas kita hanya meletakkan dasar pundasinya saja, misalnya apa yang harus kita tulis besok maka biarkan saja halaman blog yang akan memintanya, toe dalam sebuah blog ada riwayat apa yang di cari orang di halaman blog kita dan apa saja yang belum ada untuk itu ? hihi sok bijak padahal hoax ya saya ini.. rawatlah halaman blog seperti apa yang mereka perlukan jangan kita yang membuat nya begini atau begitu. Apalagi sebenarnya kita sudah mempunyai gambaran jelas bagai mana rupa sebuah blog yang kita kelola sesuai keahlian kita, nah dari sana biarkan blog yang menuntun kita tentang apa yang harus kita lakukan.

Jangan Nasihati Saya Tentang Agama

Jangan nasihati aku soal agama bukan saya yang bilang karena itu hanya judul sebuah opini yang akan saya tulis di postingan kali ini, lebih baik kita perhatikan kesekeliling kita bahwa fakta banyak sekali akun-akun, entah itu akun hantu [ anonim ] yang seolah menulak banget soal peringatan-peringatan bersifat agama, haha mungkin karena sombong atau bagai mana saya juga tidak tahu, saya sering membaca ada saja sejumlah halaman blog atau sejenisnya misalnya memaparkan agar para kaum hawa menutup aurat atau tepatnya membagikan foto-foto yang tidak membuka aurat di media sosial, dengan panjang lebar sang penulis biasanya menjelaskan berbagai dalil atau apapun, terlepas benar atau salah dalil yang di kutipnya isi dari postingan tersebut memang mengajak kepada kebaikkan yang di anjurkan oleh agama.

Tapi yang mengejutkan adalah tanggapan dari komentator untuk itu, saya paling bingung kalau ada yang bilang " Ahh mending bercermin min sebelum menasihati orang,jangan munafiq" atau mungkin sejenisnya, atau misalnya ada yang bilang "ah itu urusan orang ngapain seh ngurusin,mending urusin diri sendiri" atau " dosa kita masing-masing ajah ".
Lucu juga yah ... saat seseorang yang memberi peringatan yang baik dalam agama mereka menjawab " Jangan Nasihati Saya Tentang Agama " atau mencap orang yang memberi peringatan seolah-olah adalah orang munafiq, lucu karena kebodohan selalu di piara, apalagi dong namanya biar lebih sopan buat orang yang mencaci maki, sinis, atau apapun namanya jika ada yang memberikan peringatan dan nasihat


Apa seh sulitnya diam
Apa sulitnya diam kalau misalnya kita belum bisa melaksanakan ajaran agama, apa cuba sulitnya ? ...hal tersebut sebenarnya adalah balikan dari pernyata'an " Ngapain ngurusin urusan orang " kalau mereka konsisten dengan pernyata'an tersebut harusnya bisa dong hal ini di terapkan, kalau misalkan mereka menolak nasihat tersebut ya untuk apa cuba komentar ngatain orang yang memberi nasihat munafiq atau sejenisnya, secara dasar saling mengingatkan dalam kebaikkan adalah anjuran agama, kalau mau di terima oleh orang yang menerima peringatan ya syukur alhamdulillah, kalau tidak ya tidak masalah.

Jangan Menutup Mata Kita dan Mata Orang Lain
Saya beranggapan, oke lah kalian/kita menolak nasihat tersebut atas dasar pertimbangan pribadi, tapi pantas tidak jika kita juga menutup mata orang lain, jika kita melakukan sebuah kesalahan maka seharusnya kita mengatakan memang itu salah dan berharap orang lain jangan mengikuti kesalahan kita, itu baru sikap yang kesatria mau mengakui kesalahan diri, kesalahan terbesar dari semua kesalahan adalah buta dan membutakan orang lain dari rasa salah itu sendiri, seorang pria zholim akan menjadi baik jika dia mengakui kezholiman nya adalah sebuah kesalahan namun akan terus menjadi zholim kalau seseorang tersebut tidak mau mengakui bahwa itu salah, begitu juga misalnya wanita pezina atau PSK yang menjual diri untuk lelaki mata keranjang bisa saja dia akan menjadi baik kalau misalnya dia mau mengakui bahwa apa yang dia lakukan adalah salah, dan harus di hindari walau dia sendiri saat itu belum bisa melaksanakan nya, jangan sampai mencari-cari pembenaran atas sebuah kesalahan tersebut karena itu hanya akan membuat dirinya terus terdampar dalam ke salahan tersebut, dan yang lebih salah lagi bisa memngajak orang pada kesalahan tersebut yang pada akhirnya sesat dan menyesatkan orang lain, karena itu bijaklah kawan dalam berkomentar.

Jangan Telan Bulat-bulat Berita di Media Online

Jangan Telan Bulat-bulat Berita di Media Online
Saya meminta maaf jika misalnya postingan di blog saya kurang konsisten melakukan update, hal ini karena memang saya pribadi juga mempunyai kesibukan selain mengurusi halaman blog saya ini, kemarin kebetulan kaga ada kerja'an kebeyulan saya pribadi membuka beberapa akun media sosial, ohhh ternyata banyaknya pemberitahuan di beranda saya yang saya sendiri tidak tahu asal usulnya kebanyakan seh ada akun pertemanan saya yang mengomentari sebuah fans page hingga muncul deh di beranda saya.

Saat sebuah berita yang bermanfaat saya tidak mempermasalahkan itu, justru saat semakin kesininya justru semakin banyak yang muncul bahkan terkadang sesekali berita hoax yang sengaja di setting untuk membuat banyak opini publik, saya juga sesekali mengunjungi sejumlah halaman dari sejumlah portal halaman berita yang judulnya A namun isinya B, yah mungkin itu trik sejumlah media menarik pengunjung untuk mendapatkan keuntungan finansial pikir ku.
Awalnya saya sendiri tidak menjadi masalah dengan itu, sesuatu hal yang saya bisa maklumi hanya saja keresahan muncul di saat sebuah berita lebih menjurus kepada perbeda'an dan berdebatan para nitezen, sepertinya hal itu sangat mencederai dunia jurnalis, memang seh saya juga tidak punya hak untuk melarang setiap orang melakukan opininya karena itulah di postingan saya ini saya pengen memberikan sebuah opini saya bahwa kita manusia jangan lah terlalu mudah menelan secara mentah-mentah sebuah berita dan memberikan komentar secara tergesa-gesa kalau hanya akan menimbulkan perdebatan publik, apalagi misalnya di sisipi komentar yang kurang bertanggung jawab dalam menshare sebuah berita.

Apalagi kalau di perhatikan ma'af sebelumnya buat media dan jurnalis yang terkait bahwa sebuah fakta seolah-olah media online melalui media portal berita menggiring opini-opini tanpa arah, dan di perparah tanggapan-tanggapan dari halaman blog opini yang ikut memanasi opini publik, kalau lebih mengarah kepada kesan positif ya tidak masalah tapi sepertinya lebih mengarah untuk kepentingan tertentu, kalau hari-hari kemarin saat pemelihan presiden media seolah di setting untuk kepentingan pencitra'an satu figur tertentu atau kepentingan politik sekarang pun sepertinya masih sama, media online mulai tidak berada lagi di jalur tengah sebagai media informasi yang independent

Blog Ku Bukan Milik Dinas Sosial

Blog Ku Bukan Milik Dinas Sosial
Sambil menikmati hentakan musik dangdut koplo kadang kehabisan juga yah topik yang harus di bahas, akhirnya edisi curhatan seorang blogger harus keluar juga, kenapa judul di atas aku tulis? baru saja aku mampir ke blog tetangga begitulah gan, niatnya sekedar mengisi waktu yang ada sebagai ajang silaturrahmi.
“ Blog ku bukan milik dinas sosial “ juga aku dapat dari salah satu kalimat seorang blogger yang memberikan tanggapan di salah satu postingan halaman blog tersebut, tau kaga ternyata banyak juga yah yang ngeshare soal curhatan blogger yang rata-rata isinya adalah problem bahkan cendrung delima kahabisan topik yang harus di bahas, memahami bagai mana rasanya menjadi blogger yang demekian adanya, rata-rata blog tersebut adalah blog personal yang suka-suka ampunya blog sama seperti blog ini sebagai blog personal yang terserah aku mau di apakan juga kaga papa, kaga ada target setinggi langit atau seluas samudra hindia. 

“ Blog ku bukan milik dinas sosial “ yang harus menshare apa-apa yang harus di lihat oleh orang lain, hehe sebuah pernyataan yang menarik untuk seorang blogger, selama ini ada kesan kita ngeblog untuk di baca serta di perhatikan oleh orang lain karena itulah optimasi halaman-halaman blog sebisa mungkin, target penghasilan dan lain-lain pun menjadi tujuan saat menulis sejumlah postingan, langkah demi langkah mulai di garap kayak sawah buat di tanami sayuran yang nanti akan di panen, google planner menjadi acuan buat nyari topik apa yang akan menjadi penghasilan berat adsense. 

Selama ini banyak juga yang larut dengan niche blog yang di bahasnya, tidak salah jika kita fokus dengan satu topik yang kita bahas di blog kita, semua halaman blog sejenis rasanya pernah kita kunjungi walau sekedar mencari topik terpepoler di halaman tetangga buat ide menulis di blog kita sendiri, tapi pernah kaga kita mampir ke sejumlah halaman postingan yang sedikit jauh berbeda dengan topik yang kita perdalami, sekedar melepas waktu lelah mengurusi blog kita sendiri, setidaknya itulah yang baru saja aku lakukan hingga akhirnya ketemu dengan kalimat sakti “ Blog ku bukan milik dinas sosial yang harus ngeshare apa yang kalian mau lihat “. 

Terlepas dari rasa putus asa dengan pembahasan yang ada atau memang itulah jati diri pemilik ampunya akun, tapi aku pribadi menyukai kata-kata tersebut mangka nya aku share dalam bentuk tulisan di postingan ini, ada kesan ada pesan yang sulit aku jelaskan. Sebuah filosofi pribadi seorang blogger, di mana akan sangat menentukan sepak terjangnya mereka di dunia blogging, ada berapa banyak seh sebenarnya blog yang di kelola oleh anak-anak negri indonesia hingga ternyta banyak sekali yang selama ini aku lewatkan. 

Tetap semangat yah kawan-kawan blogger, jangan patah arang untuk terus berkarya menulis apa pun di blog kalian, “ Blog kita bukan milik dinas sosial yang harus ngeshare apa yang orang mau “ tetaplah menjadi pribadi yang gigih untuk terus belajar ngeblog.

Hati-hati Menulis Judul Postingan Jangan Pernah Salah

Hati-hati Menulis Judul Postingan Jangan Pernah Salah
Menulis judul postingan ternyata adalah sesuatu yang sangat peka dalam mempublikasikan sebuah postingan, semoga agan yang mampir kemari menyadari itu dan yang lebih penting adalah usahakan jangan salah ketik kalimat di judul, ada baiknya agan menganalisa kalimat yang akan agan gunakan. Kenapa menulis judul postingan sangat penting karena kita sudah tahu bukan bahwa judul postingan adalah pintu gerbang orang lain untuk mengunjungi konten tersebut di mesin pencarian contohnya : Hati-hati dengan kata Hati-Hati mana yang lebih sering di gunakan orang dalam melakukan pencarian search engine google, dan juga mana yang dari segi bahasa indonesia yang benar itu akan sangat berpengaruh dengan posisi postingan agan di Search Engine bahkan minat orang lain.

Kalau isi konten mungkin tidak terlalu berpengaruh, saya pribadi bisa memahami jika sebuah konten postingan menulis kalimat yang salah misalkan saya menjadi saaya dengan dua huruf a kata saya. Biasa lah dalam menulis postingan blog kita mengalami kesalahan tulis, buku saja bisa salah ketik menulisan hanya saja yang sangat berpengaruh adalah kalimat-kalimat yang kita rangkai menjadi judul postingan pasti kan kita ketik dengan benar dan tersusun dengan baik agar menguntungkan posisi postingan tersebut di mesin pencarian google.

Walau sebagian juga ada yang mempermasalahkan cara menulis kita loh ... yah mungkin mereka tidak akan mengiritik penulisan kita secara langsung di komentar postingan kita tapi bisa jadi mereka membuat postingan di blog mereka atau membuat sebuah thread di forum-forum yang isi membahas sejumlah kesalahan blog yang kurang profesional seperti kita ini, berdasarkan pengalaman prebadi saya gan ternyata banyak juga para mastah yang dengan terang-terangan mengeritik tata cara kita menulis postingan kalau tidak sesuai dengan penggunakan bahasa indonesia yang benar.

Kita tidak boleh ambil hati dengan kretikan mereka karena toh semuanya benar untuk kemajuan halaman-halaman blog seperti kita-kita yang masih belum benar bahkan menulis kalimat kata ganti. Sepertinya sikap hati-hati dalam menulis semua judul postingan harus benar-benar menjadi standar kita bersama bahkan kalau bisa penulisan isi konten postingan juga jangan salah, seperti menempatkan tanda seru, tanda tanya bahkan titik dan koma.

Akhirnya kita harus benar-benar belajar bagai mana mengelola blog dengan profesional karena terkadang cara kita menulis isi konten saja akan menjadi penilaian oleh orang lain, walau sedikit terlambat saya menyadari tapi ini juga menjadi pertimbangan agan dalam menulis postingan jika menginginkan halaman blog agan di lirik oleh sejumlah invistor di blog agan.

Selain itu menggunakan kata-kata yang baik dan benar akan sangat di senangi oleh google !! Di samping membuat halaman blog kita terlihat profesional, karena itulah belakang ini saya mulai memperhatikan penggunakan kata atau kalimat yang unik. Apakah kalimat tersebut sudah benar atau belum ? 

Note the phrase you use

Ya ... perhatikan kalimat yang anda gunakan adalah slogan yang harus kita perhatikan dengan benar, jangan sampai kita melakukan sebuah kesalahan kecil yang hanya akan merusak image blog kita. Karena kita pasti ingin bukan di anggap blogger yang benar-benar profesional dalam menulis postingan. Selamat menulis kawan

Mengisi Waktu Menjelang Berbuka Puasa Atau Ngabuburit

Yeyyy buka puasa sudah dekat mungkin itulah kata-kata saat kita menunggu beduk magrib di bulan ramadhan kali tahun ini 2015, lalu apa saja aktifitas kalian untuk mengisi waktu menunggu-menunggu berbuka puasa biar lapar dan haus tidak begitu terasa ?

Sejumlah ini adalah aktifitas menunggu buka puasa yang di lakukan sesuai propesi keseharian agar tidak jenuh dengan rasa dahaga yang sangat-sangat membuat kita malas melakukan aktifitas.

Menunggu Buka Atau Ngabuburit Bagi Para blogger
Menjadi blogger yang kebanyakan aktifitasnya berada di depan layar gadget atau di depan komputer maka sebenarnya dengan perut yang lapar serta rasa haus maka melakukan aktifitas membuat postingan pun terasa menjadi sangat berat, karena itu para blogger harusnya punya kreatif menunggu waktu berbuka puasa apalgi jika di banding dengan yang lain menjadi blogger terlebih menyenangkan ketimbangan aktifitas lain nya, misalkan agan masih bisa sambil cuci mata di taman yang ramai pengunjung sekedar menunggu buka puasa dengan menulis sedikit postingan ciayamik kayak ampunya blog hehe lagian para blogger emang ciyamik koq, keren di alam kesendirian nya saat menulis postingan seolah tidak bisa di ganggu wkwkkw.

Kalau Ngabuburit Para Nitezen Sosmed Bagai Mana ?
Hehe beda cerita dengan blogger bela lagi dengan para aktifitas para nitezen sosmed yang hidupnya hampir tidak lepas dengan gadget buat nangkringin akaunakun media sosialnya walau sekedar hay hello dengan entah berantah orang mana.
Soryy para sosmed dan sosmeta sekalian bukan niat membully tapi kita belajar memanfaat yang ada agar menyenangkan tapi juga bermanfaat seperti menulis kata-kata yang memberi semangat buat orang lain, hampir sama saja seh dengan aktifitas ngeblog membuat postingan hanya saja di sosmed bisa menggunakan status bukan ?

Menunggu Buka Puasa Buat Yang Lagi Galau
Bagi yang galau menunggu buka puasa kerasa lama banget bahkan paling sering mentingin jam dinding yang sengaja di perlambat oleh emak nya dia soalnya dari kemarin mundar-mandir mulu di depan jam dinding hehe..
Pelu di ingat menunggu waktu beduk ramadhan jangan terlalu agan tungguin entar lama baru magrib apalagi kalau liat jam hampir 15 menit sekali wah ... bisa berabi toe, mending kita ngebuburit dengan hal-hal yang mengandung makna buat kita atau paling tidak melakukan hal-hal yang seharusnya kita lakukan mumpung masih ada waktu senggang, menyibukkan diri dengan hal-hal yang positif tersebut ternyata membuat puasa kita terasa enting loh gan bahkan waktu seolah berlalu tanpa terasa.

Blog Sepi Pengunjung Apa Solosi Nya

Blog Sepi Pengunjung Apa Solosi Nya

Blog Sepi, Apa Solosinya Gan ?

Hahai jika anda kemari karena ingin mencari tahu solosi dari sepinya pengunjung maka sebenarnya masalah kita sama saja karena blog ane sangat sepi pengunjung tanpa tahu jawaban nya, tapi jangan sedih juga kiles toe nanti juga bakal banyak pengunjung setidaknya begitulah keyakinan hati yang  harus kita pupuk biar tumbuh, asal jangan tumbuh rumput ajah tetap smile ya gan ... kalau solosi seh kayaknya bukan juga, cuman mungkin kali ini ane mau cerita ngidul tidak jelas titik atau bahkan komanya buat ngisi halaman blog ane, kali ajah siapa tahu akan termasuk yang di pepolerkan ? siapa tau ... kalau kaga juga kaga papa !!!

Apa Penyebab Blog Sepi ?

Blog ane sepi banget yah kalau di lihat dari komentarnya sepi banget bahkan udah kayak kuburan ajah saking sepinya, Apa seh penyebabnya ? Apa mungkin ane memang sudah nasibnya kaga ada yang mengunjunginya [ Sakitnya toe di jemari nulis ....].
Jika halaman blog sepi dari pengunjung maka ada kemungkinan beberapa alasan di bawah ini sedang kita alami :
I.Halaman Blog Masih Baru

Saat sebuah blog baru saja di bikin apalagi masih seumur jagung di tambah lagi postingan juga masih sekitar jemari kita yang sepuluh maka sepinya pengunjung ke halaman blog kita seharusnya tidak menjadikan  kita nangis sambil goling-goling di tanah, benar kaga gan ...
Sesuatu yang wajar jika postingan-postingan kita masih sepi pengunjung karena kaga mungkin dong kota yang baru kemarin di bangun langsung menjelma menjadi kota metropolitan serame ibu kota negara .. ya mustahil bukan, sebuah kota akan menjadi rame jika memang dia di bangun dengan konsep dan perjalanan waktu yang boleh di bilang lumayan lama.

II.Kurang Promosi

Kurang promosi mungkin juga seh menjadi alasan halaman blog kita menjadi sepi, tempat wisata ajah kalau mau rame harus di promosikan bukan ? Ane rasa halaman blog juga sama untuk menaikkan visitor maka kita harus mempromosikan halaman blog kita juga, biar paling tidak blog kita di kenal orang lah sedikit demi sedikit. Dalam mempromosikan halaman blog kaga juga harus mengungumkan kalau kita bikin blog di mesjid-mesjid entar kena templuk kaum mesjid dan kesan nya jadi orang kurang waras, bukan nya orang lain bersimpatik malah menganggap kita benar-benar kurang waras dan ngapain juga mampir ke halaman blog kita [ mungkin begitulah fikir  orang ...].
Begitu juga haqiqatnya sebuah blog, jika halaman blog kita sebuah rumah atau tempat kita maka untuk mempromosikan halaman kampung kita tidak dengan teriak-teriak di kampung sebelah, tarus di mana nanti muka kita kalau dengan kelakuan kita sendiri orang sekampung sebelah ngatain kita " GILA " pastinya tidak lucu ah....

III.Halaman Blog Kita Jelek

Mungkin yang bagian ini adalah bagian ane banget rasanya jadi menyinggung diri sendiri, tapi ini pelajaran berharga buat kita loh, blog lama dengan postingan segudang bahkan soal di sosialisasikan juga sudah keliling kampung sampai-sampai cumbiran juga kita selipin, Kalau halaman blog kita jelek mau bagai mana lagi, ini yang saya namakan nasibnya badan sudah begini bahkan kertas pun malu berjumpa dengan kita.

Kalau begitu adanya bagai mana agar halaman blog kita bisa rame, haha ... kalau kita sebutin semua kayak para mastah-mastah mungkin kebanyakan bahkan tergolong terlalu sempurna, padahal kita-kita ini juga beelum tentu memahami nya apalagi mampu melakukan dan memperaktikkan nya dengan benar.

  • Terus menulis postingan blog apalagi kalau blog kita tergolong blog balita yang masih nete sama induknya, atau umpama adik kecil yang baru belajar melangkah, hah ... kalau begitu ceritanya jangan muluk-muluk cerita seo-seoan karena yang terpenting adalah terus melangkah walau harus terjatuh.
  • Bersosialisasi dengan ramah wahai umat manusia yang bukan manusia silahkan nangkring di pohon beringin yang tinggi, huam huam ... yang namanya bersosial memang penting buat tetangga tetangga kita, kita tidak tau ada tamu dari jauh kalau bukan lewat juru tunjuk jalan yang mungkin saja itu adalah tetangga kita, bersosial dengan blog lain salah satu pintu gerbang juga loh buat kita agar halaman blog kita rame, kenapa ? saya prebadi ragu kalau ada tamu tidak di undang mau memberikan komentar cantik di postingan kita, yang ada kebanyakan habis baca kabur tanpa permisi seolah mampir hanya melihat halaman rumah kita sebentar kemudian berlalu lagi setelah menemukan apa yang mereka cari. Kebanyakan yang mampir sambil bertutur sapa bahkan sambil ngopi bareng adalah tetangga kita sendiri.
  • Menata halaman blog juga penting, bukan cuman halaman doang yang harus terlihat nyaman tapi juga dalam nya juga harus di bikin uenak, kaga perlu megah tapi adem ayem bersih dan tertata rapi sudah cukup, Megah tapi tidak terasa nyaman juga kurang bagus... mungkin karena tuan rumah nya kebanyakan mamerkan perabutan rumah kali yah sehingga tamu jadi kabur, yang penting adalah setiap orang yang sudah mampir merasa nyaman walau di sogohkan makanan ala kadarnya.
Ngerti kaga sun apa yang ane bicarakan ngidul-ngidul begitu lah, kalai bukan ngidul ya cerita kaga jelas, tapi nyenengen kalau udah kenal ... mau bukti sapa ajah tuan rumah nya di kolom komentar pasti nyahut guk guk guk kaya bulduck ajah, di sapa langsung nyerucus, tidak apalah semoga senang ajah baca postingan ane hari ini. Wassalam

Antara Menulis Dan Berbagi Cerita di Blog

Antara Menulis Dan Berbagi Cerita di Blog
Jika aku mengatakan bahwa menulis atau tepatnya menjadi penulis di blog itu gampang-gampang susah maka terkadang mungkin ada benarnya juga, semua bukan tanpa alasan karena segala sesuatu selalu saja ada alasan yang menjadi latar belakang yang menjadi pemicu platuk kenapa sesuatu tersebut menjadi pilihan.

Gampang nya menjadi penulis di blog itu ?
1. Tidak ada aturan baku dalam menulis semua tentang apa-apa yang telah kita fikirkan, benar-benar di mana seseorang di persilahkan menjadi dirinya sendiri, mengeksprisikan semua tentang apa yang terfikirkan di dalam fikiran adalah bukan perkara sulit di dalam dunia bloging karena yang harus kita lakukan menulisnya ke dalam kata-kata.

2. Tidak ada batasan yang menghalangi seseorang merangkai kalimat dalam menulis, sebagai mana kita ketahui bersama bahwa dalam karya ilmiyah atau fiksi atau pun sejenisnya ke dalam buku maka ada aturan yang hendak nya jangan kita tabrak begitu saja, ada pedoman yang selalu menjadi rujukan kita untuk menjadi penulis profesional walau pada kenyataan nya menulis dengan tidak memperdulikan pedoman-pedoman tersebut adalah haq individu seseorang dalam menulis akan tetapi tetap saja terlalu riskan jika kita menulis ke dalam sebuah buku padahal kaidah-kaidah dalam penulisan banyak yang salah, apalagi orang yang seperti saya ini yang secara formal tidak pernah mempelajari aturan main dalam menulis. Sementara menulis ke dalam bentuk postingan entah kenapa seseorang seolah merasa tidak terlau terikat dengan aturan baku menulis profesional.

3. Seseorang tidak perlu khawatir bagai mana tanggapan orang lain dalam karya menulis postingan blog karena toh postingan yang pada intinya menaruh alamat orang lain berupa link saja bahkan tanpa di sertai keterangan yang memadai tidak terlalu menjadi permasalahan bagi para pencari informasi di dunia blogging.

Sementara kesusahan dari menjadi penulis blog adalah mungkin kita akan mengalami kesulitan menjadi penulis profesional seperti kebanyakan para penulis yang merintis karya tulisan beruba buku atau ebook, hal itu mungkin sangat wajar jika dari sekian banyak blogger yang aktif menulis berbagai toturial atau mungkin tips-tips yang sangat bermanfaat maka hanya sedikit yang mendapat pengakuan secara kalasik memang sebagai penulis.
Menjadi blogger itu Antara Menulis Dan Berbagi Cerita di Blog yang mungkin ceritanya tidak akan habis bahkan akan bertambah semakin banyak secara perlahan atau bisa saja mengejutkan.

Jangan Pernah Ragu Untuk Menulis