Saya meminta maaf jika misalnya postingan di blog saya kurang konsisten melakukan update, hal ini karena memang saya pribadi juga mempunyai kesibukan selain mengurusi halaman blog saya ini, kemarin kebetulan kaga ada kerja'an kebeyulan saya pribadi membuka beberapa akun media sosial, ohhh ternyata banyaknya pemberitahuan di beranda saya yang saya sendiri tidak tahu asal usulnya kebanyakan seh ada akun pertemanan saya yang mengomentari sebuah fans page hingga muncul deh di beranda saya.
Saat sebuah berita yang bermanfaat saya tidak mempermasalahkan itu, justru saat semakin kesininya justru semakin banyak yang muncul bahkan terkadang sesekali berita hoax yang sengaja di setting untuk membuat banyak opini publik, saya juga sesekali mengunjungi sejumlah halaman dari sejumlah portal halaman berita yang judulnya A namun isinya B, yah mungkin itu trik sejumlah media menarik pengunjung untuk mendapatkan keuntungan finansial pikir ku.
Awalnya saya sendiri tidak menjadi masalah dengan itu, sesuatu hal yang saya bisa maklumi hanya saja keresahan muncul di saat sebuah berita lebih menjurus kepada perbeda'an dan berdebatan para nitezen, sepertinya hal itu sangat mencederai dunia jurnalis, memang seh saya juga tidak punya hak untuk melarang setiap orang melakukan opininya karena itulah di postingan saya ini saya pengen memberikan sebuah opini saya bahwa kita manusia jangan lah terlalu mudah menelan secara mentah-mentah sebuah berita dan memberikan komentar secara tergesa-gesa kalau hanya akan menimbulkan perdebatan publik, apalagi misalnya di sisipi komentar yang kurang bertanggung jawab dalam menshare sebuah berita.
Apalagi kalau di perhatikan ma'af sebelumnya buat media dan jurnalis yang terkait bahwa sebuah fakta seolah-olah media online melalui media portal berita menggiring opini-opini tanpa arah, dan di perparah tanggapan-tanggapan dari halaman blog opini yang ikut memanasi opini publik, kalau lebih mengarah kepada kesan positif ya tidak masalah tapi sepertinya lebih mengarah untuk kepentingan tertentu, kalau hari-hari kemarin saat pemelihan presiden media seolah di setting untuk kepentingan pencitra'an satu figur tertentu atau kepentingan politik sekarang pun sepertinya masih sama, media online mulai tidak berada lagi di jalur tengah sebagai media informasi yang independent

Post a Comment