Ada yang tau dengan Nama Ricky Elson ? kalau belum maka saya mau kasih tau, dia adalah seorang ahli mobile listrik dalam negri, ya begitulah ... saya tidak tahu pastinya namun yang saya tau, Ricky Elson, pembuat mobil listrik 'Selo' dan 'Gendis' yang diprakarsai mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, beberapa waktu saya menemukan berita yang mengatakan sang pengembang mobile listrik ini di minati oleh negara lain untuk mengembangkan mobile listrik nya, saya pun penasaran untuk mencari informasi tentang anak bangsa yang satu ini, dan akhirnya akun facebook beliau pun saya temukan.
Baru sedikit membaca tentang status anak bangsa yang satu ini entah mengapa rasa kagum saya tumbuh begitu saja, bukan karena karya nya yang sebenarnya cukup mempesona namun ketabahan nya sebagai anak bangsa yang karyanya terabaikan, saya mulai tahu ternyata mas Ricky elson bukan cuman mampu membuat mobile karena belakangan saya juga tahu mas ricky juga mampu membuat kincir angin untuk listrik, walau karyanya tidak di hargai di negri ini justru mas yang satu ini masih sempat berguyun ria sambil ketawa, walau pun menurut kaca mata saya candanya adalah sindiran pelak buat negeri ini.
Itu adalah cuit singkat mas Ricky di akun facebooknya, di penuhi komentar dengan gaya guyunan sejumlah follower mas ricky, mereka menyindir bagai mana bisa pemerintah tidak menghargai sama sekali karya anak bangsa, ya ... mungkin itulah faktanya di negeri tercinta ini, prestasi harus di bayar mahal dengan seaprik janji-janji manis yang tidak akan terlaksanakan.
" Ngapain gede kalau ngak muter mending kecil kecil banyak berputar semua maka akan bersatu dan.menjadi tenaga yang besar... " Komentar salah seorang.
" Tar yg masang marah Loh, Mba... mereka malah ngetawain saya, kok mas Ricky kincir nya cilik cilik semua,, hihihi" dengan khas guyunan ala mas ricky komentar di jawab, bahkan mas ricky nampak memajang salah satu gambar kincir angin yang di buat nya lebih kecil namun banyak buanyak.
Haha saya cuman bisa tersenyum geli, kritikan anak bangsa apakah mau di dengar oleh pemerintah, faktanya anak negeri sendiri mampu koq bikin kincir angin, bukan cuman paman sam ajah, bahkan di perhitungkan dengan sangat apik termasuk bagai mana kapasitas tiupan angin agar mampu berputar di negri ini.
Baru sedikit membaca tentang status anak bangsa yang satu ini entah mengapa rasa kagum saya tumbuh begitu saja, bukan karena karya nya yang sebenarnya cukup mempesona namun ketabahan nya sebagai anak bangsa yang karyanya terabaikan, saya mulai tahu ternyata mas Ricky elson bukan cuman mampu membuat mobile karena belakangan saya juga tahu mas ricky juga mampu membuat kincir angin untuk listrik, walau karyanya tidak di hargai di negri ini justru mas yang satu ini masih sempat berguyun ria sambil ketawa, walau pun menurut kaca mata saya candanya adalah sindiran pelak buat negeri ini.
"Jangan bilang ini tak Cinta". 2 Tahun lebih berlalu, Sejak pengembangan pertama Mobil ini. dan semenjak itu, Ide ide pengembangan Generasi Baru dan Mesin mesin yg baru terus berputar didalam kepala ini. Serasa berat menahan mimpi yang harus saya dikubur sejenak didalam kolam kolam Lele di Ciheras, dibawah jerami kering tua, penutup benih bibit Jahe.. Namun dalam hati terus memendam hasrat untuk terus berkarya, meski tak mudah... Kelanjutan dari pertemuan dgn seseorang di KL, 8 bln yg lalu hari ini dapat kabar, ada keinginan keras mereka utk pengembangan Mobil Listrik, bersama team kami. hemmmm, akankah pembeli Prototype Next Generation Of "SELO" the Electric Car (baca : Membiayai produksi next Prototype) berasal dari Negara Tetangga (M)? ini bukan menjual diri. Karna kami harus terus berkarya. saya insyaaAllaah bersedia, jika ini pilihan jalan yg realistis untuk kami melanjutkan "karya" ini. Meski ini jalan berputar, untuk negri kami kelak. Meski Pahit. syarat Proses Pembuatan tetap harus di Indonesia. semoga ada pilihan lain. 20150830, Macet menuju CiTos Setori in Ngeri ku, Disini, mengembangkan EV malah dikejar kejar untuk jadi Saksi oleh sebuah Instansi.
Itu adalah cuit singkat mas Ricky di akun facebooknya, di penuhi komentar dengan gaya guyunan sejumlah follower mas ricky, mereka menyindir bagai mana bisa pemerintah tidak menghargai sama sekali karya anak bangsa, ya ... mungkin itulah faktanya di negeri tercinta ini, prestasi harus di bayar mahal dengan seaprik janji-janji manis yang tidak akan terlaksanakan.
Ceritane ceritano King of beggars yang suka mengembara, akhirnya sampai juga ke Meduro. Ujung Jembatan Suromedu, hihihi. Menemui para Kincir Angin yang Sombong sejak nyampe di Indonesia. Mungkin Kincir itu kayak manusia, makin Gede(Ukurannya) makin Sombong, kali ya. Gak kayak yg di ciheras dan sumba. Dulu katanya Mutar, Sekarang udah males, Minta tambah Oli Merah, Cap Pak SoekaroHatta, mungkin. Entar saya tak bikin Video nya dulu. Oh ya, kalo gede kayak gini pasti dananya tidak Sedikit. Dan biasanya yg punya Ide, Pastinya "Orang yg Suaaaangat Puinteerr" Sampe berani pasang yg Guede. Hehehe, Sekarang malah ada yg Nerima Uang yg lebih Banyak katanya , ya katanya dari Om Paman Sam, Pengen Bikin yg lebih gueeeede. Lalu, siapa yg bertanggung jawab. Ah , ga mau mikirin. Ah, Yang penting saya sudah Sampe Meduro. 20150823, Meduro Setori in Negriku Mencari Jejak Kincir AnginHaha .. sebuah kincir angin yang katanya made in paman sam di pajang di salah satu sudut tanah air tercinta, namun sayang kagak muter juga sempat menjadi guyunan, apa yang salah ? yang salah mungkin yang masang kagak mikir kincir angin segitu gede apa iya bisa muter dengan angin yang kecil.
" Ngapain gede kalau ngak muter mending kecil kecil banyak berputar semua maka akan bersatu dan.menjadi tenaga yang besar... " Komentar salah seorang.
" Tar yg masang marah Loh, Mba... mereka malah ngetawain saya, kok mas Ricky kincir nya cilik cilik semua,, hihihi" dengan khas guyunan ala mas ricky komentar di jawab, bahkan mas ricky nampak memajang salah satu gambar kincir angin yang di buat nya lebih kecil namun banyak buanyak.
Haha saya cuman bisa tersenyum geli, kritikan anak bangsa apakah mau di dengar oleh pemerintah, faktanya anak negeri sendiri mampu koq bikin kincir angin, bukan cuman paman sam ajah, bahkan di perhitungkan dengan sangat apik termasuk bagai mana kapasitas tiupan angin agar mampu berputar di negri ini.


Post a Comment