Dalam dunia blogger yang kita kenal saat ini, mungkin kita memahami bahwa tidak ada aturan baku dan pasti bagai mana menulis isi konten, menyuarakan pendapat dan pemahaman kita, mengeluarkan ide-ide gila yang mungkin tidak terfikirkan oleh orang lain, ya ... tidak ada aturan bukan berarti bebas tanpa tanggung jawab.
Setiap perbuatan pada dasarnya akan melahirkan akibat, dan akibat tersebut harusnya menjadi tanggung jawab kita sebagai pemilik, pembuat, dan pembagi konten kepada publik dan orang-orang yang ada keterkaitan dengan topik tersebut. Yang harus kita fahami buat kita-kita sebagai penulis konten bebas di internet termasuk bahkan mungkin terkhusus blogger indonesia adalah kemungkinan yang harus kita hadapi tentang perbeda'an pendapat, kesalah fahaman tentang topik yang kita angkat, hingga celah kekurangan yang sebenarnya juga berasal dari kita sendiri.
Jika kita berfikir bahwa apa yang kita keluarkan sebagai seorang blogger adalah kemampuan terbaik kita saat itu, maka keberanian diri untuk lebih kritis dengan diri sendiri, keberanian diri untuk mengakui bahwa kekurangan kita sehingga terus memaksa diri untuk belajar adalah hal yang sewajarnya kita pegang teguh, hal ini ada kaitan nya tentang keberanian diri untuk mengakui sehingga pengalaman adalah media paling efektif sebagai pembelajaran, pro kontra dengan apa yang kita keluarkan termasuk tulisan tentang satu topik, varian yang kita gunakan, pengguna'an kalimat yang kita pakai adalah sebuah kewajaran yang sejatinya sebagai motivasi bukan sebuah malapetaka atau bala bencana bagi karir kita di dunia blogger.
Belajar dari kritik orang lain adalah senjata yang sangat ampuh ya gan ... ingat senjata yang sangat ampuh untuk mengangkat kepopuliran blog dan kualitas diri sebagai seorang blogger, jangn pernah khawatir untuk menerima kritikan dari orang lain. Saya tahu bahkan sangat memahami bagai mana rasanya di awal-awal menjadi blogger amatir bahkan hingga sekarang yang tidak pernah naik kelas menjadi blogger profesional, kritikan adalah hal yang biasa bahkan saya akan sangat senang jika halaman semua blog saya pribadi mendapatkan kritikkan.
Dari sana sebenarnya kita bisa tahu bagai mana kualitas diri kita sebagai seorang blogger, dan bagai mana tanggapan orang lain dengan apa saja yang kita fikirkan dan kita share ke ranah publik. Lebih baik begitu ketimbang tidak ada perbaikkan sama sekali, kita perlu spion diri untuk menjadi lebih baik dari sekarang, sementara jika kunci utamanya adalah diri kita sebagai seorang blogger maka kaca spion nya adalah pengunjung serta orang lain yang memberikan aplus dan kritikan tentang semua topik yang kita bicarakan. Dan akhirrnya yuk ..kita belajar menerima kritikkan dari orang lain untuk masa depan blogger mania yang lebih baik.
Setiap perbuatan pada dasarnya akan melahirkan akibat, dan akibat tersebut harusnya menjadi tanggung jawab kita sebagai pemilik, pembuat, dan pembagi konten kepada publik dan orang-orang yang ada keterkaitan dengan topik tersebut. Yang harus kita fahami buat kita-kita sebagai penulis konten bebas di internet termasuk bahkan mungkin terkhusus blogger indonesia adalah kemungkinan yang harus kita hadapi tentang perbeda'an pendapat, kesalah fahaman tentang topik yang kita angkat, hingga celah kekurangan yang sebenarnya juga berasal dari kita sendiri.
Jika kita berfikir bahwa apa yang kita keluarkan sebagai seorang blogger adalah kemampuan terbaik kita saat itu, maka keberanian diri untuk lebih kritis dengan diri sendiri, keberanian diri untuk mengakui bahwa kekurangan kita sehingga terus memaksa diri untuk belajar adalah hal yang sewajarnya kita pegang teguh, hal ini ada kaitan nya tentang keberanian diri untuk mengakui sehingga pengalaman adalah media paling efektif sebagai pembelajaran, pro kontra dengan apa yang kita keluarkan termasuk tulisan tentang satu topik, varian yang kita gunakan, pengguna'an kalimat yang kita pakai adalah sebuah kewajaran yang sejatinya sebagai motivasi bukan sebuah malapetaka atau bala bencana bagi karir kita di dunia blogger.
Dari sana sebenarnya kita bisa tahu bagai mana kualitas diri kita sebagai seorang blogger, dan bagai mana tanggapan orang lain dengan apa saja yang kita fikirkan dan kita share ke ranah publik. Lebih baik begitu ketimbang tidak ada perbaikkan sama sekali, kita perlu spion diri untuk menjadi lebih baik dari sekarang, sementara jika kunci utamanya adalah diri kita sebagai seorang blogger maka kaca spion nya adalah pengunjung serta orang lain yang memberikan aplus dan kritikan tentang semua topik yang kita bicarakan. Dan akhirrnya yuk ..kita belajar menerima kritikkan dari orang lain untuk masa depan blogger mania yang lebih baik.

Post a Comment