Dua kalimat syahadat adalah salah satu rukun islam yang pertama dan utama yang mana di dalamnya ada mengandung makna yang sangat luas, dua kalimat syahadat bukanlah kalimat yang hanya di ucapkan dengan semudah itu lalu di lupakan begitu saja seolah kalimat yang tidak bernilai.Dalam pandangan islam kalimat syahadatain atau dua kalimat penyaksian diri bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah adalah kalimat yang sangat sakral bahwa orang islam sejati lebih menukar nyawanya agar kalimat tersebut tetap terpatri dalam jiwa raganya, lalu apa saja sebenarnya makna syahadatain tersebut ?

1.Syahadat Tauhid

Dua Kalimat Syahadat
Kalimat pertama di sebut syahadat tauhid di mana kita sejati menyatakan kesaksian diri bahwa tidak ada tuhan selain Allah yang di sembah , secara sederhana sebuah penyaksian tidak di anggap benar kecuali seseorang yang megucapkan sebuah kesaksian mampu membuktikan kebenaran dari apa yang di saksikan , karena itu di dalam kalimat syahadat tauhid ini di butuhkan pengetahuan yang benar sehingga penyaksiannya di anggap benar pula. Penyaksian bahwa tidak ada tuhan yang di sembah kecuali Allah maka secara logika memerlukan pengetahuan apa dan bagai mana devinisi tuhan itu sendiri sehingga timbul pernyataan bahwa tidak ada tuhan selain Allah. Di dalam islam sendiri seorang muslim di wajibkan mempelajari ilmu tauhid yakni sebuah pengetahuan yang membahas ilmu ketuhanan.

Secara umum umat islam menggaris bawahi devenisi ketuhanan itu sebagai berikut " Mustagniyun 'an kulli maa siwah wa muftaqaran ilaih " dia tuhan tidak berhajat/membutuhkan dari segala sesuatu dan segala sesuatu tersebut berhajat kepadanya. Tuhan dalam pandangan orang islam adalah zdat yang mempunyai segala sesuatunya karena itu dia sama sekali tidak membutuhkan apa pun tapi justru sebaliknya segala sesuatu lah yang membutuhkan dirinya. 
Faktanya sehebat apapun sesuatu atau seseorang bahkan jika seandainya dia tidak membutuhkan orang lain karena kehebatannya belum tentu orang lain membutuhnya karena dua prinsip tersebut harus ada secara bersama'an barulah pantas di sebut tuhan, jika tidak ... maka tidak pantas di sebutkan sebagai tuhan. Bahkan islam menekan kan bahwa tuhan tidak memerlukan segala sesuatu [ red.-segala sesuatu apa pun juga ]. 
Karena itu tuhan dalam sudut pandang islam maha suci dari memerlukan waktu,tempat dll, apalagi memerlukan orang lain untuk keberadaan nya atau dalam perbuatan nya , dalam pandangan islam tuhan itu sendiri tidak memerlukan bantuan siapa pun dan apa pun untuk menciptakan alam semesta justru sebaliknya alam semesta lah yang memerlukan tuhan, tanpa keberedaan tuhan maka mustahil alam semesta itu sendiri ada.

Secara lebih mendalam dalam kajian islam kalimat tauhid " laa ilaha illa allah " mempunyai atau terbagi atas dua makna yang terkandung di dalamnya :
  • Menafikan. atau meniadakan segala sesuatu selain Allah terdapat dalam kalimat " Laa ilaha " yang artinya tidak ada tuhan tapi mengandung makna bahwa tidak ada apapun yang pantas di sembah kecuali Allah, tidak ada yang memberikan kita rezqi kecuali Allah, tidak ada yang pantas menjadi tempat kita berdoa dan berharap kecuali Allah, tidak ada yang mampu menciptakan segala sesuatu kecuali Allah, dll. Dalam kalimat ini lebih menekankan bahwa yang tdiak ada segala apapun entah itu menciptakan, memberikan dll kecuali Allah sebagai tuhannya alam semesta.
  • Mengistbatkan atau menetapkan segala sesuatu seperti yang terdapat dalam kalimat " Illa Allah " kecuali allah. Kalimat ini mengandung pemaknaan bahwa penetapan Allah lah atas segala sesuatu , Allah lah yang menjadikan langit,bumi dan semuanya, Allah yang memberi rezqi kepada semua makhluqnya, Allah yang menghidupkan dan mematikan semua makhluqnya, Allah lah yang memberikan pengampunan atas semua dosa, Allah yang menempatkan segala hambanya ke syurga atau neraka, dll.
Dari dua pemaknaan yang menjadi satu yakni kalimat tauhid jika kita gabungkan akan memberikan sebuah  makna bahwa tidak ada tuhan yang pantas kita sembah kecuali allah , tidak ada yang menciptakan kecuali allah , tidak ada yang bisa kita harapkan kecual allah, tidak ada tempat kita meminta dalam berdoa kecuali allah, dan meyakini Allah lah yang menjadikan kita dan semua alam semesta, Allah yang memberikan kita rezqi , Allah lah tempat kita berharap serta meminta dll.

Dan itu hanya  sebagian kecil Rahasia-rahasia yang terkandung dalam kalimat tauhid yang ada pada salah satu syahadat dari dua syahadat yang di ucapkan oleh orang muslim, di postingan ini hanya sebagai pembuka karena untuk memahami lebih mendalam kita harus membaca juga dalam  pembahasan-pembahasan ilmu tauhid.

II.Syahadat Rasul
Dua Kalimat Syahadat
Kalimat yang kedua dari syahadatain adalah kalimat penyaksian diri bahwa Nabi Muhammad adalah seorang Rasul atau utusan Allah yang jika kita artikan secara sederhana bisa mengandung arti " aku bersaksi bahwa nabi muhammad adalah utusan Allah ".

Sebagai mana kita bahas bahwa sebuah pernyataan kesaksian pastinya harus di iringi dengan pengatahuan tentang apa itu rasul , bagai mana sifat-sifat dari seorang rasul dll, sehingga kesaksian kita bisa di anggap benar. Dalam pandangan islam seorang rasul paling tidak harus mempunyai empat sifat utama yang harus di milikinya yakni , Tabliq atau Menyampaikan, Amanah atau Terpercaya, Shiddiq atau Benar, Fathonah atau Bijaksana.
Empat sifat tersebut harus di miliki oleh seorang rasul yang mana jika kurang salah satunya maka mustahil dia di sebut seorang rasul dan pastinya jika seorang rasul secara logika tidak mungkin tidak memiliki ke empat sifat tersebut.

Jika seorang Rasul mempunyai sifat yang khas yang pasti di milikinya begitu juga tuhan pasti tidak akan berhajat pada segala sesuatu tapi justru segala sesuatu itulah yang berhajat kepadanya maka mungkin sudah pasti untuk memahami lebih dalam kita akan memerlukan paparan yang lebih mendetail lagi tentang semua itu, insya Allah akan kita bahas di pembahsan yang lebih mendetail di lain kesempatan.Semoga saja Amiin..