Belakangan ini dunia sepertinya di gegerkan oleh sejumlah kejadian menarik yang ada di belahan dunia tanpa terkecuali isu-isu agama pun menjadi pusat perhatian dunia salah satunya deklarasi ISIS sebagai sebuah kekhalifahan islamiyah walau mayoritas umat islam menulaknya itu sebagai deklarasi kembalinya berdirinya kekhalifahan karena beberapa faktor lainnya, Yah Timur Tengah beberapa belakangan ini terus bergejolak dengan berbagai macam latar belakang yang mendahuluinya yang menariknya hal itu ternyata menjadi senjata oleh umat keristen untuk terus memojokkan islam dan mengatakan islam memeng benar-benar agama teroris yang menghalalkan darah orang lain seperti yang tertulis di halaman www.answering-islam.org yang ditulis oleh entahlah siapa orangnya yang pasti di halaman tersebut tertulis Oleh: Uzay Bulut, Minggu 8 Februari 2015.
Link : www.answering-islam.org/indonesian/islam-dan-terorisme/terorisme-islam-topik-yang-tabu.html.
Benarkah Islam Agma Teroris ? seperti yang mereka tuduhkan selama ini di belakang umat islam.
Inilah tuduhan umat keristen yang keji : Kekerasan politis Qur'an bersifat kekal dan universal. Kekerasan politis Alkitab berlaku pada waktu dan tempat tertentu dalam sejarah. Inilah perbedaan mendasar antara Islam dan ideologi-ideologi lainnya. - Bill Warner, Director, Center for the Study of Political Islam.
Ketika kekerasan dan dominasi dalam sebuah agama berakar sangat dalam – dan diganjar dengan janji akan mendapatkan upah – kaum fundamentalis akan senantiasa menemukan orang-orang yang diberi semangat dan orang-orang untuk dianiaya. Itulah sebabnya mengapa teologi Islam, ideologi dan gol-gol sangat perlu untuk didiskusikan. Sebab semuanya itu secara dalam mempengaruhi pilihan hidup yang dibuat oleh orang-orang Muslim.
Dan bla bla bla karena saya tidak menulis secara keseluruhan artekal tersebut silahkan anda membacanya sendiri jika masih ada.
Sekali lagi kita bertanya " Benarkah Islam Agama Teroris ? " maka jawabnya " Tidak " Sebuah doktren utama agama islam yang menjadi pegangan umat islam moderat/klasik yang mayoritas di anut oleh umat muslim dunia sepert Indonesia, Malaysia, Berunai dan negara muslim timur lainnya, bahkan muslim timur tengah yang saat ini di landa kerisis seperti palestina , syiria hingga seperti mesir, yaman, saudi dll adalah " Islam sebagai rahmat sekalian alam " Pernyataan bahwa Islam adalah agamanya yang rahmatan lil ‘alamin sebenarnya adalah kesimpulan dari firman Allah Ta’ala.
“Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107).
Jika ada segelintir orang yang menuduhkan serta mengaitkan agama islam dengan aksi teroris dan kekerasan maka kita harus bertanya secara jujur dari lubuk hati " Apa yang di maksud teroris dan politik kekerasan sehingga mereka dengan berani mengatakan islam itu agama teroris ".
Apakah teroris itu sekelompuk orang yang mengangkat senjata untuk melindungi anak dan istrinya dari pembantaian massal tanpa alasan seperti yang terjadi di iraq saat AS negara mayoritas keristen membantai ratusan ribu anak-anak dan kaum wanita yang tidak berdosa ? atau sekelompuk orang yang rela mati demi mempertahankan rumah dan tanah mereka dari pengambilan paksa zionis yahudi di palestina ? atau bahkan mereka juga akan mengatakan bahwa indonesia adalah negara teroris dan berhaluan politik kekerasaan karena di era jaman kemerdekaan para pejuang bangsa memilih mati bertempur dari pada di jajah, di licihkan, di hina oleh bangsa yang katanya beragama kasih ?
Lihat begitu naifnya tulisan mereka " Apakah pernah ada orang yang mengkritik Islam dan tidak menerima ancaman, atau dapat hidup dengan bebas tanpa takut akan keselamatannya? Saat ini kita hidup dalam sebuah dunia dimana, jika ada pengkritik Islam tetap hidup, atau berada diluar jangkauan pengadilan, maka hal itu akan dianggap sebagai sebuah mujizat – baik dalam dunia Muslim maupun dalam dunia Barat. ".
Sadarkah mereka bahwa umat keristen hidup nyaman damai di indonesia negara yang mayoritas muslim terbesar di dunia, jika iya tuduhan mereka bahwa islam agama yang mengajarkan kekerasaan agama yang mewajibkan penganutnya membantai orang-orang yang non muslim, niscaya sudah menjadi lautan darah negri indonesia ini, tapi faktanya apa ? mereka orang keristen hidup nyaman di tengah-tengah umat muslim. Sadarkah tuduhan mereka itu sebuah fitnah ....
Lihat mereka mempropoganda fitnah " Quran berisi lusinan ayat yang mempromosikan kekerasan … sekurangnya ada 109 ayat yang memerintahkan Muslim untuk melancarkan perang terhadap orang kafir atas nama Islam. Sulit untuk menafsirkan ayat-ayat ini sebagai sebuah pergumulan spiritual. " Membaca ini saya ingin sekali mengajak mereka bicara dan menanyakan sekarang anda berada di tengah-tengah umat muslim indonesia sebagai negara mayoritas muslim terbesar di dunia, apakah harta,anak, istri kalian di buru dan di bunuh oleh umat muslim ?.
" Ya... Islam membenarkan jalan perang dalam beberapa ketentuan yang di anjurkan " tapi islam punya batasan mana yang boleh perang mana yang tidak. Perang boleh bahkan wajib jika di antara kalian saudara kalian hak-hak nya sebagai manusia di zholimi, perang boleh di lakukan jika jalan damai telah tertutup sementara anak-anak kalian, istri-istri kalian di lecehkan sedemikian rupa.
Mungkin benar yang kalian bahkan bolehnya perang itu kekal tanpa terkait oleh masa lalu saja seperti yang kalian tuduhkan " Kekerasan politis dalam Quran bersifat kekal dan universal. Sebaliknya kekerasan politis dalam Alkitab hanya berlaku pada konteks waktu dan tempat tertentu dalam sejarah. Inilah perbedaan mendasar antara Islam dengan Kristen maupun Yahudi. Kekerasan Islami akan selalu menjadi ancaman bagi seluruh budaya non-Islam, saat ini dan di masa depan."
Tapi perlu di catatan kekerasan jika itu nama lain yang kalian sebutkan untuk kata jihad di kalangan muslim hanya berlaku dengan sebab musabab bukan sejarah atau tempat bahkan waktu, kapan pun bahkan di mana pun jika sebab peperangan yang di bolehkan oleh islam telah terjadi, contoh : umat muslim indonesia meneriakan jihad saat di jajah oleh golongan kalian yang katanya agama damai tapi perampok tanah, harga diri, tukang perkosa wanita, pembunuh rakyat jelata dari belanda di masa lalu maka islam mewajibkan perang dan terjadi perang hingga indonesia merdeka... Apakah kalian akan mengatakan pahlawan negara tersebut sebagai teroris.
Saat anak-anak dan wanita di bantai di iraq oleh AS yang notabene keristen, atau di palestina oleh zionis yahudi maka islam membenarkan perang, justru kalian lah teroris sesungguhnya jika mengatakan jihad yang demekian itu di anggap salah karena di depan mata kalian anak-anak di bantai wanita di perkosa kalian bilang " Ah ... masa bodoh, " kalian yang diam dan membenarkan pembantai tersebut dengan menyalahkan orang-orang yang berjuang membela tersebut." Kalian lah agama yang penuh kekerasan karena tidak pernah membantu mereka untuk membela hak-hak mereka ".
Saya hanya menjawab tuduhan kalian saat kalian mengeritik secara membabi buta dengan mengatakan Nabi Muhammad SAW adalah teroris karena si tukang perang, apakah kalian sudah mempelajari konteks yang terjadi bahwa perang yang beliau lakukan untuk membela hak-hak yang tertindas, di zholim atau mempertahankan diri dari serangan-serangan yang sudah pasti akan berimbas pada orang-orang lemah seperti anak-anak dan wanita.


Post a Comment